Penyebab Orientasi Seksual Sejenis ?

30/06/2015

Meski beberapa “ilmuwan” seperti Magnus Hirscheld (1899), Dr.Michael Bailey dan Dr.Richard Pillard (1991), Dean Hamer (1993) meyakini bahwa homoseksual diturunkan secara genetik, namun gen pembawa sifat tsb. tidak berhasil ditemukan.

Bahkan dalam penyataannya, Hamer akhirnya mengakui bahwa risetnya gagal memberi petunjuk bahwa homoseksual disebabkan oleh bawaan :

“Kami menerima bahwa lingkungan mempunyai peranan membentuk orientasi seksual … Homoseksualitas secara murni bukan karena genetika. Faktor-faktor lingkungan berperan. Tidak ada satu gen yang berkuasa yang menyebabkan seseorang menjadi gay … kita tidak akan dapat memprediksi siapa yang akan menjadi gay.”

Begitu pula dengan riset susulan yang dilakukan oleh Prof. George Rice (1999) dari Universitas Western Ontario, Kanada, Prof Alan Sanders dari Universitas Chicago akhirnya meruntuhkan mitos bahwa terlahir menjadi gay adalah “takdir”.

Lalu hal apa saja yang dapat menyebabkan seseorang memiliki orientasi seks sejenis ?

Dari berbagai studi literatur dan pengalaman kami sebagai terapis masalah orientasi seksual, diidentifikasi beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang memiliki orientasi sejenis, antara lain :

  1. Pola asuh yang keliru, orang tua gagal memperkenalkan pendidikan seks sejak dini kepada buah hatinya dan merasa risi atau tabu jika harus membicarakannya
  2. Trauma pelecehan seksual, biasanya dilakukan oleh orang orang terdekat dan dipercaya seperti sepupu, teman main, teman sekolah, pengasuh, supir, penjaga sekolah bahkan guru hingga pemimpin agama
  3. Dimanipulasi secara seksual, adanya kebutuhan diterima secara sosial
  4. Salah bergaul, berada pada waktu, tempat dan teman yang salah
  5. Iseng, tidak adanya tujuan hidup, sehingga melakukan tindakan iseng, mencoba-coba hal baru yang tidak penting.
  6.  Motif ekonomi, terjadinya pertukaran atau barter dengan imbalan seks tertentu, ingin memiliki barang bagus
  7. Informasi seks yang keliru, membanjirnya tulisan, foto, film tentang seks dari sumber sumber yang tidak kredibel seperti media sosial, HP, internet dsb.
  8. Kecewa pada lawan jenis, putus asa terhadap lawan jenis akibat berkali kali gagal dalam menjalin hubungan lalu mengalihkannya kepada sejenis, dll.

Ref : http://iwanyuliyanto.co/2013/12/08/runtuhnya-teori-gen-gay/

Ingin kembali menjadi heteroseksual ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s