Nasihat yang Buruk !

13/09/2006

Saat usia kanak kanak terkadang kita menemui nasihat yang sepintas terdengar baik tetapi tanpa kita sadari memberikan ide yang salah kepada pertumbuhan mental kita.

Seperti :”Jadi orang jangan sok tau !”, “Jangan bergaul dengan sembarang orang !”, “Jangan main api nanti kebakaran!”, “Jangan lari, nanti jatuh!” dan semua “jangan” lainnya.

Tahukah Anda bahwa semua ini dapat menciptakan rintangan mental menuju level mental yang lebih tinggi ? Anda di yakinkan bahwa keberhasilan ada diluar jangkauan Anda dan hanya untuk orang orang tertentu saja.

Padahal sewaktu lahir kita tidak membawa rasa takut, tidak membawa rasa malu bahkan sewaktu belajar berjalanpun kita di kuatkan dengan kata kata “ayo…… kamu bisa !”

Namun setelah itu kenapa justru kita mendengar kata kata “jangan”, yang dapat dipersepsikan sebagai “kamu tidak bisa”.

Pengalaman menunjukkan bahwa pola pendidikan dengan sindroma “tidak”, lebih disebabkan ketidak tahuan lingkungan, ketimbang kesengajaan.

Lebih dominannya sang anak mendengarkan kata “tidak” membuatnya hanya berkonsentrasi pada alasan mengapa hal ini tidak dapat dilakukan, bukan berfokus pada hal apa yang dapat mereka raih dan hal apa lagi yang dapat mereka capai.

Mengapa dari sekarang Anda tidak mengatakan :”Saya tau yang seharusnya saya lakukan !”, “Saya bisa mempengaruhi teman teman saya !” dsb.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s