Sepakat untuk Tidak Sepakat ?

 

Dalam dunia kerja sehari hari, perbedaaan pendapat antara pemegang saham dan pengelola, sesama kolega, atasan-bawahan, merupakan hal yang lumrah terjadi.

Perbedaan tsb. dapat disebabkan oleh perbedaan cara masing masing individu dalam mempersepsikan pesan (sesuai pengalaman masing masing), hingga keterbatasan kemampuan individu dalam menyampaikan pesan.

Pola komunikasi masih dikatakan sehat, jika masing masing pihak tidak saling memaksakan kehendak dan bersedia memahami jalan fikiran pihak lain.

Hal tersebut baru menimbulkan masalah jika salah satu atau kedua belah pihak berusaha memaksakan kehendak pada pihak lain. Bahkan tidak jarang hal tersebut berlanjut menjadi perselisihan atau konflik terbuka yang disertai dengan kekerasan fisik.

Jalan berfikir orang lain siapapun dia, terrmasuk zona diluar kendali kita. Namun dalam batas batas tertentu masih dapat kita pengaruhi sejauh kemampuan komunikasi kita baik seperti kemampuan verbal yang baik, pemilihan waktu yang tepat, alasan / argumentasi yang kuat serta memiliki penalaran yang sehat dsb.

Terkadang untuk menjembatani perbedaan pendapat, diperlukan pihak ketiga (mediator) yang dapat melihat persoalan dari kedua sisi dan tanpa memihak.

Sering terjadi perbedaan yang semula dikira sangat ekstrim ternyata dilandasi oleh iktikad baik yang sama, hanya kadang cara penyampaian, medan persepsi dan skala prioritas yang berbeda membuat subjek konflik seolah berbeda.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s