Fobia Sosial ?

Fobia Sosial adalah ketakutan yang irasional terhadap keramaian, tempat umum ataupun sekelompok orang, dapat berupa perasaan takut tampil di depan umum seperti pidato / presentasi, takut makan di depan orang lain, takut dikritik dsb.

Yang bersangkutan merasa seolah diperhatikan oleh orang lain (tidak berani menatap mata orang lain), merasa penampilannya tidak sesuai dengan yang diharapkan, merasa akan dihina ataupun dipermalukan.

Jika terpaksanya harus tampil misal karena tuntutan pekerjaan harus berpidato / presentasi dapat menimbulkan perasaan cemas, gugup atau panik. Ciri ciri lain dapat berupa keluhan kaki tangan gemetar, keluar keringat dingin, jantung berdebar debar, ingin buang air kecil, muka merah, terkadang disertai sakit kepala ataupun sakit perut.

Penyebabnya dapat disebabkan oleh pengalaman pahit ataupun pola asuh sewaktu kecil misal diejek teman main, pernah di keroyok, kritik pedas dari orang tua, trauma kerusuhan dsb.

Mengapa fobia sosial semakin lama dapat semakin parah ? Karena terjadi proses peneguhan atau fiksasi atas peristiwa traumatis masa lalu.

Karena dapat mengganggu aktifitas kita sehari hari, pekerjaan kita, kehidupan sosial kita sebaiknya fobia sosial diterapi pada kesempatan pertama. Penundaan hanya membuang buang waktu Anda dan membuat derita berkepanjangan.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

77 respons untuk ‘Fobia Sosial ?

  1. Halo S.E.R.V.O,

    Sejak tahun 2002, tampaknya saya menjadi sangat ketakutan dan cemas ga jelas dengan orang-orang di sekeliling saya. Saya merasa rendah diri, hingga akhirnya sering menyendiri.

    Mulai kuliah (tahun 2003), saya mulai berkonsultasi dgn. seorang psikolog. Efeknya manjur drastis dalam merombak cara berfikir saya menjadi positif.

    Tapi ada masalah lain yang masih menetap hingga kini saya kuliah di semester 7. Jelas terlihat oleh lingkungan bahwa saya mengidap Obsessive-Compulsive yang juga muncul di saat yg. sama di tahun 2002 itu. Kebiasaan buruk yang saya sadar ga berguna, tapi ga bisa dihentikan juga.

    Sejak lepas dari psikolog itu saya lebih memilih ke psikiater, karena tampaknya penyakit psikologis saya ini neurotis, jadi saya memerlukan obat, dan berangkatlah saya ke psikiater.

    Jelas akademis dan hubungan sosial saya dengan orang jadi terhambat, ejekan dan hinaan sering saya dengar tapi saya sudah masa bodoh.

    Yang saya inginkan sekarang…adalah supaya bisa lepas dari kebiasaan saya itu, dan sembuh tanpa harus minum obat yang sama selama 2 tahun ini ….

    • Mbak Rahasia yang mau pulih !

      Kebiasaan seperti itu, biasanya disebut Obsesif Kompulsif yaitu dorongan hati yang kuat untuk mengulang ulang tingkah laku tertentu. Seringkali bersifat sederhana dan kurang dimengerti manfaatnya.

      Hal tersebut disebabkan oleh terkuncinya (fiksasi) emosi negatif seperti rasa takut / cemas dibawah sadar. Dapat berawal dari sugesti negatif yang terus menerus dipupuk atau peristiwa traumatis dimasa lalu. Inilah yang kemudian menimbulkan kebutuhan akan rasa nyaman berlebihan.

      Kebiasaan tersebut sudah tentu akan sangat mengganggu aktifitas sehari hari, seperti pekerjaan ataupun pergaulan.

      Sebaiknya di terapi, dengan Servotherapy, mbak Rahasia dibantu membebaskan emosi negatif yang terkunci tadi (katarsis).

      Silahkan hubungi S.E.R.V.O Clinic, Sekarang !

  2. Pak, saya ada masalah dengan fobia sosial, sepertinya sudah lama saya menderita fobia sosial ini.

    Mungkin sudah bbrp tahun ini dan rasanya makin lama makin berat. Apa yang harus saya lakukan ?

    Saya skrg jd lebih sering mengurung diri di rumah, keluar rumah rasanya canggung dan membuat aku tertekan. Bahkan misal saat harus berdiri di jalan menunggu angkutan kota saja agak canggung dan panik. Rasanya orang memperhatikanku dan merasa aku aneh.

    Begitu juga di angkutan kota, saya sering panik dan gugup, aplg jika ada org yg melihat ke arahku.

    Kenapa bisa begitu ya, padahal dulu2 tidak separah sekarang. Bahkan untuk berkomunikasi dengan teman dekat ataupun keluarga saya juga sering gugup dan tegang, dan skrg ini makin parah, pdhl dulu2 tidak sampai sebegininya. Saya bingung sekali dan tertekan.

    Tolong saya harus bagaimana, tapi lokasi saya di Bandung.

    Terimakasih

    • Mbak Rani yang baik !

      Fobia sosial terbentuk karena “cara” respon situasi atau lingkungan menggunakan “cara” yang salah.

      Jika sudah jadi “kebiasaan”, pola responnya selalu sama dan “otomatis” karena mekanisme kerjanya “bawah sadar”.

      Mengapa semakin parah ? Karena terjadi proses “peneguhan” atau “fiksasi”.

      Sebaiknya diterapi pada kesempatan pertama, karena berhubungan dengan aktifitas sehari hari dan sudah tentu mengganggu produktifitas Mbak Rani.

      Problem tersebut dapat diatasi menggunakan Servotherapy atau hipnoterapi.

      Coba cari klinik Hipnotherapy yang ada di Bandung.

      Jika belum terbantu, cari terapis lain yang tepat.

      Atau Silahkan hubungi S.E.R.V.O Clinic, Sekarang !

  3. Ass wr wb.

    Sebelumnya saya ingin mengetahui apakah fobia sosial dapat berpengaruh pada kecerdasan otak, karena saya sering mengalami self confuseness jika menghadapi pelajaran yang berhubungan dengan logika.

    Saya juga lambat mengerjakan praktek akuntansi yang ada pembukuan karena saya sering mengalami kebingungan dan saya sering tidak pede dengan hasil yang saya kerjakan sehingga saya seringkali mengulang-ulang pekerjaan saya.

    Apa itu terapi Servo dan apakah saya bisa menjalaninya karena saya berada di Semarang, kalau ya bagaimana caranya ?

    Apakah hipnoterapi dapat dilakukan sendiri ? Atau terapi apa saja yang bisa dilakukan sendiri supaya saya bisa sembuh dari fobia sosial karena saya sudah tidak tahan lagi, tetapi saya dan keluarga adalah orang yang tidak punya sehingga saya tidak mampu untuk membayar terapi tsbt.

    Terimksh ats prhtn Bpk, wass.

    • Mbak Nisa yang Ingin Berubah.

      Tidak ada hubungannya antara fobia sosial dengan kecerdasan otak.

      Pada kasus mbak Nisa memang harus dicari akar masalahnya terlebih dahulu.

      Dapat saja terjadi mbak Nisa merasa “terpaksa” belajar pada bidang yang tidak disukai. Akibatnya tidak dapat mengikuti pelajarannya dengan baik dan membuat mbak Nisa ketinggalan pelajaran. Hal tersebut yang akhirnya membuat mbak Nisa tidak nyaman dan merasa perlu memeriksa pekerjaan berulang ulang. Lihat : Obsesif Kompulsif (OCD).

      Hipnoterapi dapat dilakukan / dipelajari sendiri, hanya saja diperlukan kesabaran yang cukup.

      Tentang terapi S.E.R.V.O lihat : FAQs

      Terapi Servo sebaiknya tatap muka, namun apabila terpaksa, terapi dapat dilakukan melalui Telpon.

      Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi S.E.R.V.O Clinic, Sekarang !

  4. Damin – January 14, 2007

    Assalamu’alalikum Wr.Wb.

    Pak Isywara Mahendratto yang saya hormati,

    Saya juga mengidap fobia sosial seperti yang diungkapkan oleh teman-2 yang lain pada rubrik konsultasi ini, yaitu :

    1. Takut tampil didepan umum (berbicara/pidato/presentasi dll) dan jika dipaksakan untuk tampil pasti gugup, grogi, demam panggung, gemetaran, tidak PD, berkeringat banyak karena merasa panas. Hal ini terjadi sejak di bangku sekolah (SMA) dan semakin parah sampai saat ini.
    2. Sangat pemalu bersosialisasi atau pergi ke acara/undangan karena merasa selalu menjadi pusat perhatian.
    3). Tidak berani bertatapan mata dengan orang lain
    4). Selalu tegang, cepat panik, selalu cemas terhadap sesuatu tugas yang akan dijalankan meskipun waktunya masih lama (misalnya:presentasi).

    Saya merasa sangat lelah dengan fobia yang saya alami ini yang sampai saat ini belum menemukan solusinya. Jika ada obat-2an yang harus saya gunakan mohon bantuannya, apa nama obatnya.

    Sekali lagi mohon bantuannya, bagaimana saya bisa mengatasi semua hal tersebut sehingga saya bisa merasa tenteram dan tenang dalam menghadapi setiap permasalahan, tantangan dll.

    • Pak Damin yang ingin Tenteram !

      Fobia sosial, apalagi yang menyangkut pekerjaan sudah pasti akan sangat mengganggu sekali.

      Fobia sosial dapat dihilangkan “sementara” dengan bantuan obat anti cemas, untuk itu Anda dapat menghubungi klinik Psikiatri (hanya Psikiater yang boleh melakukan intervensi obat anti cemas).

      Akan tetapi akar masalahnya tetap harus ditemukan, jika tidak, Anda akan menjadi tergantung dengan obat anti cemas tsb.

      Selain itu fobia sosial dapat pula dihilangkan “tanpa” menggunakan obat obatan yaitu dengan mengikuti sesi Servotherapy atau hipnotherapy. Anda akan diajak regresi ke masa lalu, untuk menemukan akar masalahnya, kemudian dibantu melakukan pelepasan ketegangan (katarsis).

      Silahkan hubungi tenaga profesional Anda atau hubungi S.E.R.V.O Clinic, Sekarang !

  5. Ass.wr.wb.

    Apabila ingin diterapi di Servo berapa biayanya ?

    Untuk terapi fobia sosial kira-kira membutuhkan waktu berapa lama ? Apakah sudah pasti sembuh fobia sosial saya ?

    Bagaimana caranya meningkatkan kecerdasan otak terutama untuk menyerap pelajaran yang banyak hitung-hitungannya?

    Saya sangat senang sekali dengan tanya jawb online yang Bapak adakan karena Bapak langsung menjawabnya dalam waktu yang cepat.

    Terimakasih Pak Isywara.

    Wass.wr.wb.

    • Assalamu’alaikum Wr. Wb.

      Mbak Nisa yang Baik.

      Mengenai biaya terapi, silahkan hubungi S.E.R.V.O Clinic !.

      Lama terapi Insya Allah sekitar 2-3 kali tatap muka. Untuk Fobia Sosial, semakin cepat ditemukan akar masalahnya semakin cepat dan permanen kesembuhannya (dapat 1 kali langsung pulih).

      Cara untuk mengaktifkan potensi otak (meningkatkan kecerdasan otak ?) adalah dengan membuang semua hambatan psikologis yang memenjarakan mental kita dari kemampuan hitung menghitung, serta memrogram ulang dengan sugesti positif.

      Jadi potensi otaknya yang kita gunakan secara maksimal, bukan dengan menambah volume otak. Lihat artikel berikut : Pelupa.

      Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  6. Ass wr.wb.

    Apakah fobia sosial bisa menyebabkan seseorang bingung dalam bertindak, tidak bebas dalam bertindak serta tidak gesit dalam bertindak. Sebab saya sering seperti itu.

    Saya merasa gagap dalam bertindak apalagi jika ada orang yang memperhatikan. Saya juga menjadi sangat sensitif, mudah menangis, sering bicara sendiri, juga sering tertawa sendiri dengan hal-hal yang saya lakukan sendiri yang saya anggap tidak pantas.

    Apakah ada seorang fobia sosial yang telah sembuh melalui Servoterapi, kalau bisa saya ingin berhubungan dengannya untuk berbagi pengalaman agar saya tidak merasa sendiri.

    Wass.wr.wb.

  7. Assalamu’alaikum Wr. wb.

    Pak, saya Amirudin,

    Saya berusia 30 thn, sejak kecil saya uda takut klo berbicara didepan banyak orang seperti pidato, berbicara dalam rapat, dll, sehingga badan saya berkeringat dingin, sering buang air kecil, jantung berdebar-debar, perut sakit, otot leher tegang, dsb.

    Bagaimana cara mengatasinya ? Uda dicoba kadang mampu kalau audiennya selevel atau dibawah saya dari segi usia atau jabatan, tapi saya belum mampu kalu berhadapan dengan orang yang lebih pinter dari saya atau lebih tua, saya merasa tidak ada apa-apanya bila berhadapan dengan mereka. padahal saya orang aktif dalam organisasi dan saya termasuk cerdas di sekolah karena dari SD sampai SMA saya dapat ranking 1 minima 3, tapi ketika kuliah nilai saya malah jelek terus.

    Mohon bimbingan dari bapak. Kalau di daerah cilegon cabangnya dimana ?

    • Bung Amirudin yang Cerdas.

      Anda dapat lihat pada jawaban-jawaban diatas.

      Saat ini Servo Center belum memiliki Cabang.

      Saran saya sebaiknya di terapi. Hubungi S.E.R.V.O Clinic, Sekarang !

  8. Saya sendiri terkadang bingung dengan diri saya sendiri, kata orang sih saya orangnya nggak PD, terlalu pencemas, perfectionist, wah komplikasi deh pokoknya, tapi saya merasa kalau saya itu orangnya suka takut kalau dinilai orang.

    Saya pernah baca dan menemukan gejala yang disebut kecemasan sosial. Apakah ada perbedaan antara kecemasan sosial dengan fobia sosial ? Hal apa yang membedakannya ? Terima kasih sebelumnya.

    Oh iya terkadang saya juga suka bertanya-tanya sendiri tetapi suka tidak berani menanyakannya secara langsung (misalnya dalam forum diskusi), jadi terkadang menyesal juga. Maaf kalau saya juga terlalu panjang komentarnya, kata orang saya juga berbelit-belit?????!!! Bikin bingung.

    Terima kasih banyak.

    • Mbak April yang Ingin Berubah.

      Artinya sama saja yaitu merasa takut atau gelisah jika berinteraksi dengan orang lain.

      Hal tersebut merupakan cara tubuh mengingatkan kita bahwa ada yang tidak beres dalam “mekanisme respon” tubuh kita terhadap stimulasi.

      Hal tersebut justru mengindikasikan kita masih normal tetapi harus segera diperbaiki karena diri kita tidak dapat tegang terus menerus dan sangat tidak produktif.

  9. Mas….

    Mw Nanya n…

    Sy itu kdang2 punya penyakit “aneh”..

    Tiap ad orang yang aku kenal aku itu males mw nyapa…
    Takut nggak d bales gtu…
    Takut d bilang sok deket juga….
    Sampe ad orang yang bilang aku Sombong….

    Tapi..
    Aku Nggak ngerasa “sombong”…
    Tepatny cuma males Nyapa aj koq…..

    Gmana y biar aku bisa nyapa orang dengar sapaan yang pas dan pasti dibales….

    • Dengan lebih dulu mengucapkan salam ataupun tersenyum sudah cukup untuk menimbulkan “kesan” bersahabat.

      Tidak ada yang salah dengan bicara sesuai keperluan ataupun menjawab apabila ditanya.

      Apakah sapaan kita akan dibalas atau tidak, bukanlah hal “penting”. Akan tetapi mengabaikan sapaan orang lain justru menimbulkan kesan sombong.

  10. Bisa minta e_mail salah satu penderita soc Phobia untuk kepentingan membuat makalah Psikologi ? Tetapi penderita yang sudah sembuh. Terima kasih

    • Mbak Viella yang sedang membuat Makalah.

      Sebelumnya saya mohon maaf tidak dapat memberikan alamat e-mail yang diminta karena merupakan bagian dari kerahasiaan klien yang harus kami jaga.

      Namun jika ada klien fobia sosial yang telah pulih dan bersedia sharing guna pengembangan ilmu pengetahuan, silahkan hubungi kami untuk nantinya kami teruskan ke mbak Viella.

      Terima kasih.

  11. Assalamualaikum…

    Sy juga mempunyai mslh fobia sosial hingga menyebabkan tidak mau kluar rumah, hanya berasa slamat selesa dan aman d rumah shj, hingga saya tidak mghadiri kelas tuition dan tidak dapat menjawab exam dgn tenang.

    Sepanjang dlm dewan saya berdebar2 hingga tamat exam. Lagian, saya malu dgn teman2 yg memandang serong sama saya. Ramai pelajar d sekolah yg membenci saya krna saya sentiasa dlihat dlm keadaan gugup bila org ramai. Dlm fikiran mereka mungkin saya ini seorang yang perasan dirinya dlihat oleh orang.

    Fikiran saya hanya tertumpu kpda skumpulan org ramai itu. Mereka akan rasa dperhatikan oleh saya sdgkan saya sikitpun tidak mau memperhatikan mereka.

    Saya cuba mengawal perasaan dan fikiran tpi sering tidak berjaya hingga memikirkan mau bunuh diri, hingga tidak ada orang mau mndekati saya. Saya bingung adakah ini ujian dari Yang Maha Esa ataupun hanya kerana pengaruh pemikiran saya sendiri.

    Teman2 sanak saudara dan orang ramai membenci saya kerana saya ini seorang yang perasan dirinya dlihat dan dperhatikan oleh org! (tapi masalahnya saya di Malaysia…)

    Ada nggak rawatan fobia sosial di Malaysia ?

  12. Baru beberapa bulan ini, sy mrasa ada yg aneh pd diri sy.

    Tubuh lemas, Sy sulit mengendalikan ketakutan dlm diri sy sndiri, terutama di sekolah, pasar, mall, jalan, lampu merah, macet, org yg brgerombolan.

    Ini benar2 mengganggu. Stiap kali sy melewati ktakutan itu, sy pasti menangis sndiri.

    Sy ingin menanyakan, apakah yg sy alami merupakan fob sosial jg ? Sy ingin sembuh n n0rmal. Dan scpatnya berobat.

  13. Saya juga memiliki masalah yg sama, gagu dan gemetar kalau bicara di depan umum, jd apa2 yg saya sampaikan jd salah dan tidak sampai.

    Sering kali dalam setiap berkumpul diskusi dgn teman2 apalagi dgn org2 baru, saya lebih memilih diam, tapi saya lebih bisa bicara atau mengeluarkan pikiran pada orang perorang secara pribadi, atau menyampaikannya lewat tulisan, seperti email, forum online atau yahoo mesenger.

    Tapi kalau langsung bicara, saya bermasalah dgn itu. Padahal akhir2 ini saya hrs menjadi pemimpin dalam diskusi2 dan bicara d depan umum untuk menyampaikan informasi dan ilmu.

    Saya ingin sekali menjadi pengajar/guru. saya pernah mengajar private 2 anak SMP, dan tidak ada masalah dgn itu.

  14. Saya berusia 21 tahun.

    Saya sangat takut sekali jika harus berbicara didepan orang banyak. Penyakit menyiksa itu saya alami sejak kelas 2 SMP. Suara saya sangat getar sekali walaupun harus mengucapkan 1 kata saja.

    Semua teman2 saya sangat heran karena saya terkenal dengan orang yang sangat PD dan berani di lingkungan sosial tapi kalau sudah disuruh mengeluarkan suara secara formal di depan orang rasanya jantung saya berdegup kencang.

    Selama ini saya sangat tersiksa sebenarnya saya ingin berobat tapi saya malu mengatakan hal ini kepada keluarga saya. Saya ingin sembuh, apakah bisa ? Karena saya sudah berusaha supaya berani tapi itu gagal, gara2 penyakit itu saya tidak punya semangat hidup lagi bahkan untuk melanjutkan kuliah saya takut sekali.

    • Insya Allah setelah hambatan psikis (mental block) dihilangkan, rasa takut berbicara di depan orang banyak adik Vee dapat pulih.

      Sebaiknya bicarakan dengan pihak keluarga pada kesempatan pertama.

      Menunda hingga “capek” hanya membuang waktu dan menghilangkan kesempatan “berubah” pada kesempatan pertama.

  15. Saya cuma mo bilang sama Salsabila, cewe Malaysia yang beberpa waktu lalu konsul di Servo tt Sosial Phobia.

    Saya ingin mengenal kamu dan menjadi sahabat mu, semoga kmu berkenan, coz saya juga mengalami maslh serupa, Social Phobia.

    Ni e_mailku, niesza_niez@yahoo.com atau Pak isy bersedia memberikn alamt e_mail Salsa pd sy, atau ada teman teman sensib, sy bersedia menjdi temn berbagi.

    Trims

  16. Pak,saya sering takut bila berhadapan dengan orang yang marah kepada saya. Bila sudah begitu, badan saya terasa lemas, sulit berkonsentrasi, cemas, gugup dan fobia. Bila keterusan bisa demam.

    Sdh lama saya mendapat masalah ini semenjak saya bersekolah di Manado. Saya pernah beljar nyetir tapi tak mampu karena sering merasa gugup dan takut bukan main. Teman2 saya begitu tau bhw saya sering begini malah sering memanfaatkan kekurangan saya ini.

    Sampai sekarang saya lebih suka tinggal dirumah, tapi merasa lebih stres dan hampir depresi. Saya sudah tak nyaman utk bersosialisasi, gugup bila berhdapan dgn org banyak, sulit utk konsentrasi, senewen, bingung dan sulit sekali rasanya untuk tegas kepada orang lain bila mrk salah.

    Sekarang saya sdh selesai kuliah tapi blm bekerja krn merasa blm mampu utk mendptkan pekerjaan yang saya rasa mampu. Skrg begitu menyadari bhw umur saya sdh 30 tahun saya sangat merasa menderita sekali blm bisa berkembang. Bagaimana solusi utk masalah saya ini pak ?

    Kira2 saya mengalami fobia yg bgm pak ? Mohon jawaban dan saran2 bapak.terima kasih.

    • Rasa takut, badan lemas, sulit berkonsentrasi, cemas dan gugup saat berhadapan dengan orang yang marah merupakan reaksi spontan bawah sadar terhadap stimulus serupa yang terjadi di masa lalu.

      Selama emosi yang terkunci pada peristiwa tsb. tidak di bebaskan, kemungkinan reaksi serupa akan terus berulang dan semakin berat.

      Sebaiknya hal tersebut dibicarakan ke orang tua dan selanjutnya meminta bantuan profesional.

  17. Kejadian ini berawal ketika saya mengalami kecelakaan motor, sejak saat itu saya sering mengalami ketakutan yg luar biasa sampai tangan kaki dingin dan jantung berdebar.

    Saya kira saya punya penyakit jantung, tp stelah di cek jantung saya normal. Tetapi semakin kesini saya setiap hari selalu mempunyai perasaan takut ga jelas, saya merasa seperti mengidap penyakit berbahaya. Dan setiap hari tangan dan kaki saya selalu dingin, terus saya sekarang tidak bisa berada ditempat ramai seperti di kampus atau di mall, langsung jantung saya berdebar debar dan stress.

    Atau setiap ada orang yg sedang membicarakan tentang penyakit, saya jg mengalami hal yg sama.

    Apakah ini termasuk paranoid, bgmn supaya saya bisa kembali normal seperti dulu karena saya sangat tersiksa seperti ini. Terima kasih.

    • Sebaiknya di terapi, karena kemungkinannya emosi Anda terkunci akibat pengalaman buruk yang terjadi di masa lalu, sedang peristiwa kecelakaan tsb. hanyalah pemicunya.

  18. ASS WR WB

    saya itu bila menulis tangan saya gemetar apalagi jika panik dan antrian tanda tangan jika absen,,apalagi kalo absennya maju kedepan dan jika nulis di papan tulis juga suka gemetar.

    jika ke bank untuk nulis kuwitansi untuk stor uang ke bank juga suka gemetar.

    kalo lagi sendiri juga suka gemetar,,apalagi jika berdoa setelah sholat tangan saya juga gemetar.

    sekarang aja ini tangan ku gemetar..

    perna waktu itu aku sendirian dan aku angkat tanganku dan tetap saja gemetar….

    apalagi jika minta tanda tangan ke dosen tangan saya juga gemetar…..gemetar tanganku ini lebih parah kalo lagi panik pada saat ujian tapi lama kelamaan mulai reda tapi tetap gemetar sedikit…..

    parahnya lagi jika berhadapan dengan orang baru tanganku dan jantungku berdebar gak beraturan,,,,apalagi ketika bertemu teman di jalan….

    aku sangan bingung sekali apakah ini fobia atau memang sudah keturunan…. soalya pas aku lagi sendirian aja tanganku gemetar…????? mohon pentunjuknya.

  19. Saya jg mengalami hal yg sama.

    Dri kecil udh aq rasakan, aq gak tau kalau ini adalah suatu penyakit. Aq baru menyadarinya baru2 ini.Sekarang hari2ku hanya dalam kamar…

    Utk kawan2 yg senasib tolong hub emailku amubarrok@gmail.com. Biar qt bisa berbagi.

    • Fobia sosial bukan merupakan suatu penyakit, melainkan hambatan psikis yang terbentuk selama fase pertumbuhan emosional seseorang, akibat pengalaman buruk di masa lalu, pola asuh yang keliru, sugesti negatif yang terus menerus dipupuk, tradisi keluarga, pola pendidikan dsb.

      Gangguan tsb. jika berhubungan dengan aktifitas produksi ataupun kehidupan sosial seseorang berpotensi menghambat masa depan ataupun kesehatan emosional (baca : kebahagiaan) seseorang.

      Untuk itu sebaiknya diterapi pada kesempatan pertama !

  20. Maw nanya niy ?

    Apa seeh perbedaan signifikan antara pendiam biasa and fobia sosial ?

    Saya merasa bahwa perilaku2 saya menunjukkan bahwa saya itu fobia sosial, tapi belakangan ini saya malah jadi gak yakin… Jangan-jangan saya ini cuma seorang pendiam yang biasa ?

    Mohon jawabannya….

    • Sikap diam pada fobia sosial, merupakan “sarana” untuk menghindar kontak sosial, sedang pada pendiam biasa, lebih pada pilihan sikap, dimana hanya bicara jika perlu. Pribadi dengan fobia sosial biasanya merasa tidak nyaman ditempat umum, asing atau ramai sedang pada pendiam biasa, biasanya tidak masalah.

  21. He3x….Nanya lagi dunkz…..

    Apakah seorang fobia sosial itu sulit melupakan kenangan buruk ?

    Lalu…. apakah bedanya orang yang introvent ( tertutup ) dengan pengidap fobia sosial ?

    Lalu… Hal terparah apa yang akan dilakukan seorang fobia sosial ?

    • Justru sebaliknya, dimana kenangan buruk atas sebuah peristiwa yang menyakitkan, memalukan, menyedihkan yang terjadi di masa lalu, membuat seseorang mengalami fobia dikemudian hari (termasuk fobia sosial).

      Sikap tertutup pada pengidap fobia sosial merupakan konsekwensi logis dari mekanisme pertahanan diri (self defence mechanism).

      Hal terparah ? Paling terisolasi secara sosial, kemudian menghukum diri sendiri, mengalami depresi dan akhirnya putus asa. Padahal “salah jalan” dan berputar putar di lorong buntu, tidak berarti tidak ada jalan lain.

      Mengapa tidak mencari jalan baru dengan ataupun tanpa bantuan profesional ?

  22. Ass.Wr.Wb.

    Sebenernya aku mau konsultasi…. Emang sosial fobia itu bisa mempengaruhi kecerdasan ( IQ )?

    Sekarang aku kelas 3 SMA. Kemarin ( bulan lalu ) aku sempat tes minat dan bakat, ternyata IQ ku adalah 106. Padahal waktu kelas I SMA aku juga tes IQ dan hasilnya 120.

    Terus waktu kelas 1 SMP hasil tes IQ ku 123. Itu karena sosial fobia, atau memang perkembangan remaja? Atau ada faktor lain ?

    Trims atas sarannya.

    • Tes IQ dan fobia sosial adalah dua hal yang berbeda. Tes IQ hanyalah satu alat untuk mengukur kemampuan belajar, kemampuan pemahaman, daya ingat, pemecahan masalah tetapi tidak sebagai satu satunya penentu kecerdasan seseorang. Sedang fobia sosial merupakan indikator kualitatif ada tidaknya gangguan emosional pada seseorang. Silahkan lihat artikel berikut : Kecerdasan Individu.

      • pak saya memiliki keluhan takut terhadap orang dan masyarakat ramai, itu terjadi semenjak saya masih kecil, kira2 umur 4 tahunan, saya juga tidak tahu apa penyebabnya saya merasa takut yang berlebih seperti ini dan umur saya sekarang sudah 24 tahun, dan keluhan yang saya rasakan semakin parah bahkan saya tidak keluar rumah karena takut yang berlebih terhadap manusia, bagaimana cara mengatasinya? ini sangat menyiksa…
        sebelumnya terima kasih …
        mohon di balas pak,,,,,

  23. Saya berumur 27 tahun,waktu kecil saya senang bersosialisasi dan banyak kegiatan, sejak SMA saya tidak bisa bersosialisasi, sering dirumah, takut untuk berkomunikasi dengan orang lain, saya juga takut kpd laki-laki. Orang tua saya selalu menghakimi saya khususnya Bapak saya, selalu marah kpd saya. Saya juga rendah diri kpd adik saya dan saudara saya. Apakah ini termasuk phobia sosial? kenapa saya bisa berubah 100 derajat ya, dibandingkan dengan waktu kecil. Saya selalu mendapatkan pekerjaan dibidang marketing tetapi saya merasa takut untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Saya jadinya sulit utk mendapatkan pekerjaan! Saya harus bagaimana pak? terima kasih

  24. Gak ada yang lebih parah selain saya 😀
    SUdah 9 tahun sudah saya socialphobia kehidupan saya cuma di dalam rumah aktivitas cuma tiduran
    di kamar nonton tv ngenet tanpa teman saya jemur pakain pun tak berani yang jemur setiap harinya adalah ibu saya 😦 , saya hanya kenal keluarga saya saja
    saya mengalami penyakit ini mulai umur 11 tahun dan sekarang saya sudah berumur 20tahun sekarang saya
    pasrah saja…

  25. saya mahasiswi sudah semester 7 dan sebentar lg mau selesai, saya mempunyai kebiasaan aneh. sudah sejak sma dimulai ketika saya hendak naik kelas 3 saya merasa gugup dan cemas berlebihan ketika hendak ujian, berbicara didepan umum untuk presentasi didepan kelas. saya sudah mencoba membuang rasa tersebut karena toh pun saya sudah belajar maksimal tapi rasa cemas dan gugup saya masi tetap ada dan tidak bisa hilang, mungkin pada saat itu saya terlalu cemas karena akan mengikuti ujian akhir, tapi anehnya lagi cemas serta gugup itu terus ada sampai sekarang sampai saya kuliah, saya sedang menyusun tugas akhir, dan akan diseminarkan dan disidangkan kalau saya tetap dengan kepribadian cemas dan gugup saya takut hasilnya akan tidak baik..mohon balasan atas semua keluhan saya y, trimsssss

    • Dik Riska yang ingin berhasil,

      Perasaan cemas dan gugup dapat disebabkan oleh banyak hal antara lain, harapan/tuntutan lingkungan yang berlebihan, pemahaman yang keliru terhadap pencapaian, fobia ujian atau fobia presentasi dsb.

      Sebaiknya diterapi !

  26. Saya pns umur 37 thn, sekitar 3 – 4 thn belakangan ini saya selalu merasa cemas apabila harus tampil di depan umum, seperti bicara di depan umum, membacakan sebuah teks/naskah.

    Kaki dan tangan gemetar, jantung berdebar-debar, leher belakang rasanya kencang, juga selalu takut dan cemas bila dikasih tugas atau sebuah jabatan padahal sebelum2nya saya adalah orang yng aktif tampil di depan umum tanpa rasa gugup/takut.

    Yang ingin saya tanyakan:
    – apakah saya mengidap sebuah penyakit? dan apa kira2 obatnya?
    – apakah itu penyakit jantung?

    Mohon pencerahannya, terima kasih.

    • Apabila kecemasan tsb. muncul dan semakin menguat terutama pada saat Anda dituntut tampil di muka umum, kemungkinan lebih bersifat psikis.

      Perasaan cemas tersebut bukan merupakan sebuah penyakit, melainkan hanya sinyal tubuh yang sedang menginformasikan bahwa ada cara Anda yang keliru di dalam merespon persoalan, khususnya terhadap tuntutan tampil di muka umum.

      Hal tersebut dapat disebabkan oleh pengalaman buruk di masa lalu seperti pernah di keroyok, ditertawakan saat nyanyi sumbang di depan kelas, upacara bendera yang buruk, presentasi pernah tidak memuaskan, dipermalukan di muka umum, dsb. sehingga menyebabkan adanya emosi yang terkunci.

      Sebaiknya di terapi !

  27. Assalamualaikum Wr.Wb.

    Yang Saya hormati Bapak Isywara Mahendratto, semoga bapak selalu diberi kesehatan amin-amin ya rabbal alamien.

    Setelah saya baca artikel di atas saya sepertinya juga terkena fobia sosial pak, dampak yang saya alami bila saya ketemu temen dekat atau teman yang sudah akrab jantung saya berdebar kencang, gemetar, kaya orang yang mau tampil di panggung.

    Bila banyak orang perasaan saya kayanya nih orang ngeliatin ke saya tapi pas saya liat tidak ada yang melihatin saya, tapi saya sadar tetap aja saya merasa canggung, cemas, jantung berdebar.

    Anehnya kalau saya berhadapan satu orang pria atau wanita yang baru saya kenal, saya mungkin biza bahkan bisa relax sedikit kecuali teman yang sudah saya kenal dan kepada banyak orang saya pazti gugup bahkan tangan dan kaki aku pazti dingin semua.

    Saya mulai merasakan hal seperti itu yang saya ingat pas saya lagi kerja pd th 2004, waktu di tempat saya berkerja lagi ada rapat seluruh karyawan banyak temen-2 saya di situ dan boss saya, lalu bos saya minta pendapat kepada smua karyawan dan pas saya di pilih usulin pendapat di situ saya gerogi banget, gugup, bahkan muka saya kayanya memerah, bicara pun g biza, malunya gy. Boss saya suruh saya tarik nafas panjang-panjang biar lebih relax, itu yang tidak biza saya lupakan. Sampai saat ini apalagi kalo ngeliat orang banyak kaki saya dah pada lemas jantung berdebar tidak karuan.

    Gimana dong pak cara ngatasinya saya mohon solusi buat saya pak, padahal saya semenjak sekolah ga pernah ngalami hal seburuk itu bahkan saya terbilang anak paling nakal di sekolah, padahal saya dulu jaman sekolah sering kumpul ama temen-2, nongkrong bareng, bahkan ngamen di bus.

    Sekarang ini saya masih berkerja di resto, anehnya saya biaza aj klo orang yg blum knal saya seperti ngelayanin customer. Saya pikir hal biaza orang malu depan costomer, jadi saya cuek aj, klo tmen stu krjaan ketemu saya mungkin saya orngnya kaya pemalu dan cuek,
    padahal sya ga mau seperti itu tolong dong pak kasih saya solusi.

    Terimakasih Banyak sebelumnya…:)

    • Yang Anda alami termasuk fobia sosial yaitu takut tampil di muka umum, khususnya di depan orang orang yang Anda kenal.

      Walau perlu observasi lebih lanjut, kemungkinan besar fobia tersebut dipicu oleh ketidak siapan Anda saat dimintai pendapat oleh bos Anda di depan teman lainnya sehingga menimbulkan trauma emosional yang begitu membekas.

      Sebaiknya di terapi !

  28. Saya suka ketawa sendiri minder bila menatap mata orang tatapan mata kosong tidak pd males kluar rumah suka ngayal yg aneh” tidak puas dengan diri sendiri, ngeluh, di tempat” umum tidak tenang seperti diperhatikan orang, sensitif mudah tersinggung, merasa di asingkan, merasa aneh sendiri,, banyak deh saya lg nyari temen buat sering ni add fb cari aj Andri buls nemu dehh!

  29. assalamualaikum pak

    saya sejak kecil sangat pemalu, gugup bila bertemu orang bahkan dengan keluarga jg, saya baru menyadari akhir akhir ini klo yang saya alami selama ini adalah fobhia sosial, saya jadi sering cemas berlebihan malas, selalu berpikir negatif, kebingungan, takut sakit jg takut kematian, sudah hampir 4bulan ini saya sangat tertekan oleh itu
    apa yang salah ya pak? dan apa yg harus saya lakukan
    trimakasih

    • Perasaan negatif yang akhir2 ini Ibu Yuni rasakan hanyalah akibat dari trauma masa lalu yang tidak kunjung menemukan solusinya.
      Akibatnya terjadi “pengulangan pola” yang bersifat akumulatif. Sebaiknya diterapi !

  30. Selamat siang,pak

    Saya sekarang masih berusia 14 tahun setelah membaca artikel di atas sepertinya saya yakin bahwa saya terkena fobia sosial.Sejak kecil saya selalu takut untuk bersosialisasi dengan orang lain karena saya takut diejek atau dikritik orang lain.Awalnya saya tidak mempedulikan ini tapi sekarang sudah bertambah parah sehingga saya menderita stress berat dan lebih cenderung untuk mengurung diri di kamar.Bahkan untuk bersosialisasi dengan keluarga sendiri saja sudah sulit karena saya langsung gugup begitu ingin berbicara dengan mereka.
    Apa yang harus saya lakukan untuk bisa menghilangkan perasaan ini?Karena perasaan takut ini sudah mulai sangat mengganggu.

    Terima kasih

    • Perasaan takut diejek atau dikritik menunjukkan bahwa Felicia adalah pribadi yang normal, hanya saja saat ini sedang berada pada arah emosi yang terbalik.

      Agar keluarga tidak salah faham, ceritakan terus terang tentang perasaan dan masalah Felicia ke mereka dan jika perlu mintalah bantuan profesional.

  31. Saya sudah lama menderita fobia sosial ini.Dan semakin lama,semakin parah.
    Padahal,dulu waktu masih kecil (masih polos/tidak tahu menahu) saya cukup aktif bersosialisasi dengan anak-anak kecil dan teman-teman sebaya.Tapi sekarang saya jadi pendiam,sukanya mengurung diri dirumah.Keluar rumah saja sangat canggung,saat menunggu angkot pasti saya mainin aksesoris yang lagi saya pakai.Dan saya ketika ditanya/diajak ngobrol sama orang yang lebih tua atau orang asing di keramaian,saya seperti nggak tahu harus ngomong apa dan kehilangan kata-kata.
    Fobia sosial ini sangat mengganggu saya dalam hal pendidikan dan prestasi.Di sekolah,saya sangat anti dengan yang namanya presentasi,pidato,dan hal-hal lain yang dilihat orang banyak.Dilhat orang banyak bisa membuat saya deg-deg’an,keringetan,gemetar,dan gak tahu harus ngomong apa/kehilangan kata-kata.Bahkan saya saat jam istirahat selalu di kelas atau perpustakaan,karena saya canggung saat berada di keramaian.
    Keluarga saya selalu bilang kalau saya gak pede,kuper,dll.Mereka selalu menekan saya dan memaksa saya,saya jadinya stress dan bete.
    Saya pernah cari solusi mengatasi kegugupan dari buku-buku dan internet,tapi setelah saya coba,semuanya sama saja.Tidak mempan…

    Apa yang salah dari saya?Kenapa saya jadi begini?Dan bagaimana solusinya?
    Terimakasih sebelumnya.

    • Mbak Ruby, tidak ada yang salah dengan diri Anda, hanya saja saat ini Anda sedang berjalan pada arah yang salah.

      Anda tinggal putar arah saja kembali dan jika tidak tau caranya, mintalah bantuan profesional.

  32. saya sudah lama menderita fobia sosial dari tk seingat saya penyebabnya itu karna dipelototin orang sejak itu saya sering mimpi buruk di tambah saya sering mendapat kritik yang pedas dari orang tua saya mengenai prestasi,,,,
    sejak saat itu saya menjadi mudah tersinggung,,
    hingga saya kelas 1 sd saya menuruti pikiran2 negative hingga menjadi sebuah prilaku yang tidak saya inginkan dengan ditemani rasa cemas dan takut tapi pas saya cari di internet sya punya gangguan obsesif kompulsif
    jadi apa yang harus saya lakukan …???

  33. Pak setiap kali saya mau menulis di tempat2 penting seperti menulis di buku tamu acara resepsi pernikahan, tangan saya slalu gemetar, sampai mau menulispun itu sulit.

    Apakah sya termasuk pobia sosial ? Tlong pak kasih sya solusi klo saya hrus brobat brobatnya kemn “klo hrus minum obat apa nma obatnya dan apakah it tdak menimbulkan ketergantungan tlong dbls pak terimakasih sblumnya.

  34. Mau tanya..alamatnya dimana ya..dan brp biayanya..saya suka berkeringat,gemetaran,muka merah kalau dekat atasan dan wanita.

  35. selamat malam,saya ingin tahu penyakit kejiwaan apa yang saya derita.
    saya mahasiswi semester 4. memang ada pengalaman yang mengganggu mental saya sejak kecil. saya pernah diolok oleh teman lelaki saya waktu smp. hal itu membuat saya takut dengan komentar komentar dari setiap teman lelaki saya. sejak itu saya menjadi diam. awalnya hanya diam dan tidak mau berbicara sama lelaki namun mulai merambah ke dunia sosial saya,sayapun diam terhadap siapapun dan tidak berani mengungkapkan pendapat apapun bahkan mau bertanya apapun sama temen rasanya susah sekali. ini berlangsung dari smp hingga awal masuk sma. awal sma saya mampu mengatasi kejiwaan saya sehingga yang saya takutkan berkurang, yang tadinya takut dengan semua orang, sekarang hanya takut dengan teman lelaki saja. saya sudah seringkali mencoba melawan keanehan pada diri saya tapi sampai sekarang itu masih belum berhasil. singkat cerita, saya tidak pernah mempunyai teman lelaki sedari saya SD sampai sekarang. sekarang saya kuliah, saya merasa penyakit ini sangat mengganggu. dimana teman teman saya mulai mempunyai cowo, dan saya? pernah dekat dengan cowo pun tidak pernah sekalipun. tiap kali dekat dengan lelaki rasanya grogi,takut,takut dipandandang rendah, canggung, takut diperhatikan, dan sebagainya. saya takut d3ngan keaadan saya ini, bagaimana saya dapat menikah apabila hingga seusia saya ini tidak berani berhubungan dengan lelaki. apa yang harus saya lakukan untuk menjalani hidup dengan normal?

    • Wulan yang normal.

      Perasaan grogi, takut, takut dipandang rendah, canggung, takut diperhatikan dan sebagainya justru merupakan indikator bahwa Wulan adalah pribadi yang normal, hanya saja sedang berlawanan arah dari jati-diri Wulan yang seharusnya.

      Sebaiknya diterapi !

  36. assalamualaikum. pak saya sudah lama menglami fobia sosial . hal yg paling sya takuti kalo disuruh berbicara didepan umum. .
    Dan yang paling parahnya saya pernah pingsan gra2 grogi hebat.kejadian itu waktu disekolahan pas disuruh maju untuk membacakan puisi.
    disitu sya merasa malu, merasa paling bodoh
    sampe rumah sya menanggis , krna diejek tmen2 syaa

    sampai skarang aku juga masih seperti itu. . .sampai2 aku takut untuk melanjutkan kuliah.
    aku merasa putus asaa .disuruh memperkenalkan diri didepan kelas sja saya takutnya stengah mati.

    mohon solusinya pak

    by. uswatun

  37. Bgini pak saya sudah merasa bahwa saya ini emang fobia sosial tpi fobial sosial ku ini berdampak pada raut wajah ketakutan klo di keramaian. Ingin mengendalikan sifat ini dg cool tpi malah wajah saya kliatan ketakutan atau ingin mnangis gitu pak. Mncoba tersenyum atau tertawa malah aneh. Wajah ku ini terasa sangat kaku akibat fobia ini pak terasa gx nyaman bgt dan apabila ada orang yg mengkritik raut wajahku ini langsung wajahku memerah dan kaku bgt gx terkendalikan.. gitu pak. Sdah 2 tahun berlalu rasa nya mengganggu bgt. Tetimakasih sbelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s