Mengatasi Masalah Anda ?

08/03/2007

  • Tahukah Anda, sesulit apapun masalah yang Anda hadapi, akan menjadi mudah jika Anda mengetahui “cara”nya ?
  • Tahukah Anda mengapa masalah Anda “seolah-olah” mustahil dipecahkan ? Karena Anda tetap “bertahan” pada cara lama Anda dalam “merespon” masalah ? Apa cara lama tersebut ?
    • Lari atau menghindar dari masalah
    • Berharap orang lain yang memahami atau memaklumi Anda
    • Berharap setiap situasi selalu terkendali seperti yang Anda inginkan
    • Tidak realistis
    • Anda selalu berharap agar masalah “tidak ada”, padahal sudah dari “SONONYA” masalah selalu “ada”. Dari pada berandai andai agar masalah “tidak ada”, terimalah keberadaan masalah sebagai “Keniscayaan” yg akan selalu ada. Justru dengan “masalah”, jika Anda dapat mengatasinya, berarti Tuhan sedang menaikkan “derajat kemuliaan” Anda. Jadi tugas Anda adalah menemukan “cara” !
  • Kenali diri Anda, mengapa Anda tetap “bertahan” hanya dengan “satu” pola ? Apa saja ciri cirinya ?
    • apakah dimasa lalu Anda pernah mengalami peristiwa traumatik / pengalaman buruk dimasa lalu ? Jika ya, bisa jadi telah terjadi “mental block” atau “hambatan psikologis ” didalam diri Anda. Inilah yang menghambat Anda untuk berubah dan berpotensi menjadi “Hambatan Sukses” Anda.
    • apakah orang orang di sekitar Anda (orang tua, guru, teman teman Anda ) dapat menjelaskan alasan sesuatu hal mengapa dapat dilakukan atau tidak dapat dilakukan ? mengapa suatu hal dapat terjadi ? Jika tidak, kemungkinan Anda mendapat pemahaman yang salah tentang “cara” memecahkan persoalan.
    • apakah Anda memiliki “Fobia / Phobia” ? Jika harus berhadapan dengan sumber masalah apakah Anda menjadi mudah cemas, takut, berdebar debar dan rasanya ingin segera cepat cepat meninggalkan situasi atau tempat tersebut ?
    • apakah jika sesuatu hal belum terjadi, terlintas pikiran “Jangan jangan ….” dan kalau sesuatu hal sudah terjadi terlintas pikiran “Seandainya …….”. Apakah Anda suka menyesali apa yang sudah terjadi, tetapi menghindar untuk mendefinisikan apa yang sesungguhnya Anda inginkan ?
    • apakah Anda memiliki “sarana nyaman”, “sarana kompensasi” atau “sarana lari dari masalah” seperti bentuk bentuk kecanduan, ketagihan, keranjingan, mania / maniak, kebiasaan-kebiasaan buruk dsb. ?
    • apakah Anda suka menunda nunda pekerjaan ataupun menunda nunda menghadapi masalah ? Menunda memecahkan “masalah Anda” hanya menghabiskan waktu Anda dan merusak tubuh Anda.
  • Bagaimana caranya agar Anda memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah ?
    • Berlatihlah sedini mungkin untuk memecahkan masalah
    • Hadapi masalah bukan lari dari masalah, pecahkan bukan lupakan
    • Bertanyalah pada yang lebih berpengalaman
    • Lakukan modelling pada orang orang yang telah berhasil

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

62 Responses to “Mengatasi Masalah Anda ?”

  1. Alex Says:

    Kenapa orang yang banyak kerja mempunyai strees setiap hari ?

    • Servo Clinic Says:

      Semakin banyak pekerjaan, semakin stress adalah lumrah (keniscayaan).

      Yang penting apakah stress tersebut masih dapat kita kendalikan atau tidak ?

      Jika tidak, berarti kita telah menggunakan “cara respon” yang salah.

      Lihat artikel berikut : Menyadari Stress.

      Semoga terbantu.

  2. ALLOY Says:

    Terima kasih, saya sudah membaca jawaban anda.

    Saya menyadari bahwa pernah saya mengalami traumatik/pengalaman buruk dimasa lalu yg secara tiba-tiba menghantui pikiran saya.

    Begini ceritanya: Pd suatu sore sepulang dari kantor kerumah saya tidak merasakan apa apa yang akan terjadi dengan pikiran saya. Sore itu saya menyempatkan diri untuk istirahat sejenak dan sayapun tertidur lelap dan terbangun kira-kira pukul 08.00 malam. Sejak itupula pikiranku kacau, penuh dengan kegelisahan dan ketakutan. Yang ada dlm pikiranku saat itu adalah (perasaan akan mati) dan saat itu pula saya brontak (tidak, saya masih muda, kasihan anakku). Pikiranku terus menuntun aku untuk keluar rumah, pergi ketetangga (seperti pamitan terakhir).

    Dengan sisa-sisa keberanian, saya terus mencoba brontak, dan tiba-tiba pikiran saya berpikir untuk cepat cari pertolongan. Saya mencoba ketempat saudara, saya cerita apa yg sedang saya rasakan, dan saudaraku membawa aku tempat sorg tabib. Disana setelah dianalisa dengan cara mereka, menyimpulkan hasil bahwa saya kena guna-guna dengan menggunakan arwah-arwah, katanya ada 3 arwah. Percaya dan tidak percaya saya coba tenang. Pd saat itu mulai melakukan pengusiran roh jahat, saya terus berdoa bersama istri.

    Nah dari sanalah pikiran saya terus berkecamuk anatara ketakutan, gelisah, hilang percaya diri, ketegangan….Pernah pikiran itu hilang dari ingatanku… dan yang sekarang yang kambuh adalah…. ketakutan terhadap penyakit (apakah itu efek dari traumatik) ?

    Saya beri contoh gejala yang sering saya rasakan: kalau lagi makan maunya buru buru, perasaan cepat tegang, pengen cepat pergi, gampang pusing. Bila ada tugas, perasaan jadi panik, malah sampai gemetaran. Klu sakit sedikit maunya kedokter, cth. tiba-tiba kepala sakit, otot leher kaku. Asumsi saya adalah saya menderita darah tinggi, dan saya pernah kontrol kedokter, emang tensinya tinggi kata dokter, karena terlalu gelisah dan panik. Jika dada kiri pegal-pegal, asumsinya saya kena serangan jantung. Saking terus pikiran begitu sampai berjalan saja seperti ngambang diudara, bahkan merasa ada gempa yg sedang bergetar.

    Semuanya membuat saya jadi semakin panik dari hari kehari. Kebiasaan positif yg sering saya coba adalah berdoa bersama istri setiap malam menjelang tidur dan kalau berangkat ke kantor sembari naik motor, nyanyi aja sepanjang jln. Kebiasaan buruk : klu sudah suntuk: saya hrs buru pergi jln jln, tanpa tujuan yg jelas / telpon keteman-teman.

    Apakah kebiasaan buruk bisa mengurangi stress/depresi/sejenak menghilangkan pikiran negative? Atau malah menimbulkan masalah baru ?

    Menurut bapak apakah saya menderita depresi berat? Apakah di klinik SERVO bisa mendeteksi ALAM BAWASADAR SAYA, agar bisa menemukan problem yg sebenarnya, a ga bisa melakukan teraphy ?

    Terima kasih TUHAN MEMBERKATI

    • Servo Clinic Says:

      Pak Alloy yang pantang menyerah !

      Sepanjang problem Anda bukan karena uzur (tua) ataupun karena kerusakan fungsi organ, Insya Allah dapat di atasi.

      Apalagi Anda masih bisa berfikir bahwa ada yang tidak beres di dalam diri Anda, menunjukkan bahwa diri Anda masih “normal”, kecuali yang sudah tidak sadar ataupun menyerah (putus asa).

      Jika secara medis (pemeriksaan dokter & hasil laboratorium) Anda dinyatakan sehat, tugas Anda adalah “terus” mencari bantuan profesional apakah seorang psikolog, psikiater, hipnotherapis atau servoterapis sampai menemukan “orang” yang tepat.

      Buang asumsi negatif Anda ataupun sugesti negatif teman Anda, karena.seorang profesionalpun kadang melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi masalah (tidak langsung menemukan akar permasalahan), apalagi untuk orang yang awam. Itu sebabnya terkadang sampai perlu berganti profesional lebih dari 1 kali, baru menemukan solusinya.

      Tetapi percayalah, selalu ada solusi untuk setiap masalah. Tugas Anda adalah menemukan solusi tersebut, baik secara sendiri ataupun dengan bantuan profesional.

      Catatan : Sekalipun kita mengalami gangguan pada fungsi organ ataupun karena faktor usia, kemampuan kita mengendalikan pikiran, dapat membantu proses penyembuhan (recovery) secara cepat, mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit.

  3. Nindy Says:

    Saya gadis remaja berusia 16 tahun….

    Tapi hidup aq gak pernah semanis temen2ku… aq selalu aja di gantung oleh masalah2 ku.. entah itu masalah rumah ato yang lain… rasanya di manapun aq berada pasti ada aja masalah….

    Aq pernah ngehindarin masalah itu tapi masalah itu tambah gede. Tapi aq juga pernah ngehadepin masalah itu.tapi tetep aja gak pernah selesei…

    Aq jadi bingung harus gimana dan sampe akhirnya aq pergi dari rumah, dan mereka ngencem aq mau berhentiin aq dari sekolah….emang punya hak apa mereka sama hidup aq ??

    Emang mereka yang ngebesarin aq tapi harusnya aq bebas dunk milih kehidupan aq ndiri….????!!!! Toh ujung2nya juga ke aq… tapi kenapa mereka gak pernah ngebiarin aq nganbil keputusan aq ndiri ??

    Aq da kaya mayat idup tau gak seh ?? Gini gak bisa,gitu gak bisa….. Aq harus gimana neghadepin mereka2 ini… capek……

    Sebenarnya ada banyak banget msalah yang lagi aq hadepin sekaang,,,,… Sampe2 aq berfikir dari pada hidup seperti ini mending mati aja kali yah..kan enak….. Sering banget aq mikir kaya gitu….tapi ya mau gimana lagi ??

    Dah pernah nyoba tapi gagal….. harus di coba lagi kali yach….. hehehehehehhh….

    Emh…..bles email ku ini yach…..klo aq seh idup aq pasti baca saran qm ini… jadi doain ajah aq masih idup waktu qm bales emailku ini…

    Ok…thx yach buat qm yang da kasih saran ke aq…..

    • Servo Clinic Says:

      Dik Nindy yang merindukan Kebahagiaan.

      Keberhasilan seseorang mengatasi problem tergantung “cara” seseorang merespon problem.

      Jika “cara” responnya benar maka ybs. tidak hanya berhasil mengatasi problem saja tetapi juga meningkat kemuliaannya. Akan tetapi jika “cara” responnya salah maka semakin lama semakin terpuruk. Lihat Mekanisme Problem.

      Kalaupun berfikir mati, ya kalau habis itu enak, kalau malah menderita, bagaimana ?

      Selama masih hidup berarti kita masih punya peluang untuk mengulanginya dan memperbaikinya. Yang disebut gagal hanya jika kita menyerah / putus asa.

      Dan dari pengalaman saya selama memberikan terapi, ternyata selalu ada solusi untuk setiap problem. Tentang seberapa cepat masalah tersebut terpecahkan tergantung seberapa cepat pula kita menemukan “cara” yang tepat.

  4. Salsa Says:

    Saya ibu 26 thn punya anak 2 dan sekarang hamil lagi mo 6 bln.

    Setiap hari membantu suami sebagai administrasi di PT nya. Adm full saya yg pegang. Segala mslh adm casflow keuangan, dan berusaha meningkatkan pelayanan dibawah kendali saya.

    Sementara suami sy mslh pengembangan dan marketing. Kadang saya bingung, anak saya balita dan batita, bth waktu juga dr saya. Trus tugas akhir dikampus belum kelar juga, karena rasanya kepala udah ga ngelink.

    Setiap hari sibuk memikirkan segala macam keluarga dan pekerjaan (perlu diket sy tinggal di kantor + rumah). Rasanya pekerjaan selalu tambah banyak dan ga selesai. Saya selalu membuat sistem yang bagus u pegawai shg sy mudah u kontroling, tetapi rasanya tidak pernah data-data dan pekerjaan fix dan sempurna selalu hrs sy lagi yang pusing audit dan cek ulang.

    Yang jadi pertanyaan :

    1. Gimana supaya sy bisa berbagi pekerjaan dengan pegawai dan hasilnya sesuai dengan keinginan saya ?

    2. Apakah orang lain juga seperti saya ? Hidup setelah berumah tangga dan berbisnis dengan suami sehari2nya begini ? Karena memang mau ga mau saya hrs backup dari belakang suami. Maklum sblmnya tanpa saya, bisnis selalu tertipu, adm tdk rapih dan peg tidak benar, suka dicuri / dibohong pegawai.

    3. Bagaimana cara saya supaya lebih rileks menghadapi hari2, tapi pekerjaan beres bisnis smkn meningkat ?

    4. Saya tdk tahu hobby saya apa shg ketika bth penyegaran saya bingung mo ngapain.

    5. Bagaimana menghilangkan rasa takut bisnis tdk berkembang dan anak2 tumbuh krg bersaing dibanding anak yang lain ?

    6. Saya sdh berkorban u keluarga dan suami sy optimis akan sukses, tp stlh sukses sy takut suami selingkuh or punya istri lg (wayuh) krn dia taat beragama dan apabila nanti terjadi dari skr apa yang hrs sy persiapkan selain mental ? Apkh sy hrs diam2 menyimpan kekayaan, sementara itu akan merusak casflow uang yang benar ?

    Terima kasih atas jawaban nya akan sangat bermanfaat u saya.

    • Servo Clinic Says:

      Mbak Salsa yang Superwoman ?

      Pertama tama Anda harus diskusikan kecemasan Anda kepada suami.

      Tujuannya bukan untuk curhat, melainkan untuk cari solusi terbaik bagi pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan anak, hubungan suami istri dan kebahagiaan pribadi.

      Tetapkan yang menjadi prioritas masing masing pihak misal perusahaan adalah prioritas suami, anak adalah prioritas istri dengan demikian aktifitas lainnya bersifat dukungan (supporting).

      Sebelum terlibat terlalu jauh dengan aktifitas lain (diluar prioritas), pastikan kita menikmatinya (tidak merasa terpaksa atau sebagai korban).

      Jka merupakan prioritas bersama, pastikan apapun resikonya dapat diterima berdua. Jadi dapat saja suami diminta ikut mengurus anak / pekerjaan rumah tergantung siapa yang sempat dan tanpa saling menyalahkan.

      Pilah dan pilih mana yang masuk dalam zona kendali dan mana yang tidak. Lihat artikel berikut : Zona Kendali.

      Membuat sistem yang baik buat perusahaan, mendelegasikan tugas, meningkatkan kompetensi diri, ikut pelatihan manajemen keluarga, konsultasi, terapi, mendiskusikan dengan anak / suami termasuk dalam zona kendali.

      Akan tetapi jalan pikiran suami, anak, pegawai bandel, musibah, termasuk diluar zona kendali. Cara termudah kembalikan ke Tuhan dan mohon senantiasa dalam pemeliharaannya.

      Jika belum berhasil juga, kemungkinan terdapat hambatan psikis (mental block) dalam diri kita, sebaiknya diterapi !

  5. Linda Hutagaol Says:

    Sblm menikah sy ceria, hidup bersemangat,smua masalah kuanggap ringan, dpt kuselesaikan.

    Stlh sy menikah dg lelaki yg tdk kucintai, terpaksa kulakukan krn tdk bisa dibatalkan, aku jd pemurung, terpuruk dlm penyesalan, sdh hampir 8 bln aku tiap hari pusing, sakit kepala, stress, minder utk ketemu dg orang2, temen2ku.

    Aku bisa gila mikirin penyesalan ini, aku anggap semua adlh kesalahanku. Aku bingung harus bgm? Katanya aku sakit karena pikiran….dlm pikiranku aku tdk mampu…

    • Servo Clinic Says:

      Mbak Linda yang dulu Ceria.

      Dalam perjalanan hidup, terkadang seseorang berada pada situasi yang tidak diinginkan khususnya hal hal yang berada diluar zona kendali kita seperti jalan pikiran orang lain, musibah dsb.

      Akan tetapi tentang “cara” kita merespon persoalan termasuk dalam zona kendali kita. Lihat artikel : Tinggalkan atau Ubah Minat Anda.

      Saya percaya, begitu Anda mengijinkan diri Anda berubah, Anda akan kembali menjadi Linda yang ceria dan bersemangat.

  6. Linda Says:

    Cara mengatasi gangguan kecemasan secara umum.

  7. Aleds Says:

    Anu mas aku punya mslh ama cintaku.

    Bisa ngatasinya ??????

    • Servo Clinic Says:

      Bung Aleds yang lagi Jatuh Cinta.

      Yang hanya dapat kita ubah hanyalah “diri kita”.

      Musibah ataupun pikiran orang lain diluar zona kendali kita. Khusus pikiran orang lain hanya dapat kita pengaruhi jika kita telah meningkatkan kemampuan komunikasi kita.

      Melalui terapi, S.E.R.V.O Clinic hanya membantu bung Aleds untuk berubah dan merespon persoalan secara tepat dan otomatis.

  8. Huda Says:

    Ehm sebenarnya saya mau tanya..

    Kenapa tiap kali mendekatin cewek saya pasti timbl keragu raguan dan ga percaya diri..

    Ya bukannya sombong secara fisik saya dah cukup, prestasi sampe tingkat nasional dan dah punya pekerjaan.

    Buat saat ini saya lagi nembak cewek, tapi cewek tersebut tidak menyatakan ya ato tidak, karena perasaan dia masih condong kearah cowok lain.

    Mohon saran dan petunjuknya. Tks.

    • Servo Clinic Says:

      Bung Huda yang lagi seneng Wanita.

      Cara berfikir wanita termasuk di luar zona kendali kita.

      Itu sebabnya sekalipun tampang oke, prestasi oke, tongkrongan oke sepertinya tidak “ngaruh”.

      Soal belum berjawab, kemungkinan sang idaman ingin melihat kesungguhan Anda lebih jauh.

      Cara paling mudah, minta kepada yang di Atas sehingga apapun hasilnya kita tetap merasa terpelihara (jika jodoh, jalan dipermudah dan jika belum jodoh kita merasa ada anugerah tersembunyi).

      Dan aktifitas yang dalam zona kendali Anda adalah perhatian Anda, ketulusan Anda, kejelian membaca timing, pendekatan melalui orang yang dia percayai dsb.

      Selamat berjuang !

  9. Arika Says:

    Saya seorang wanita berusia 17 th.

    Saat ini ada masalah yg tengah saya hadapi. Saya takut sekali kembali kerumah ortu setelah setengah bulan saya jarang sekali pulang.

    Saya sering sekali menginap di rumah temen wanita saya. Di sana jg pacar saya menginap, karna temen wanita ini punya adik laki2 temen dari pacar saya.

    Saya melakukan hubungan yg tak sepatutnya saya lakukan lagi. Saya melakukan itu karna saya takut kehilangan dia karna saat ini dia tlah memilki pacar baru dan saya tdk begitu saja membiarkan dia bersama pacar barunya.

    Selama saya menjalin hubungan ini saya memeng tak pernah memberi tahu klw saya tdk virgin lagi. Setelah kejadian itu akhirnya dia tau. Dia menggap saya ingin mengikatnya. Dia tak mau bertanggung jawab karna dia menggap saya telah melakukan hal itu. Selama saya berpamitan ke luar kota yg dia nggap saya berbohong tetang kepergian saya.

    Saat ini saya bingung dengan hidup saya,saya takut pulang ke rumah, takut untuk melihat orang.

    Walau saya pernah melakukan itu dulu tapi tidak seperti saat ini kekhawatiran selalu datang…Saya bingung kadang terlintas untuk mengakhiri hidup, tak ada rasanya tempat mengadu.

    Saya akui saya salah saya tlah berdosa. Apa hanya saya yg harus menanggung ini sendiri dan saat ini entah di mn saya harus pergi untuk tenang.

    Saya mohon ada mau memberi saya jalan keluar paling tidak saya bisa bertahan untuk hidup.

    • Servo Clinic Says:

      Mbak Arika yang Ingin Berubah.

      Ketakutan untuk “kembali” kerumah mengindikasikan Anda masih “normal” karena dapat merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan “cara” Anda mengatasi masalah.

      Insya Allah, masalah Anda dapat teratasi jika Anda bersedia merubah “cara” dalam menjalani hidup.

      Langkah 1. Jangan biarkan diri Anda sebagai “korban”. Ketakutan Anda kehilangan kekasih membuat Anda menjadi rentan “dimanfaatkan” termasuk oleh orang yang bersikap seolah olah menyayangi Anda (padahal hanya ingin memanfaatkan tubuh Anda).

      Langkah 2. Terima diri Anda apa adanya, termasuk akibat dari perbuatan Anda seperti kehilangan keperawanan, orang tua yang marah dsb.

      Langkah 3. Bertobat ke Yang Diatas. Maafkan diri Anda dari rasa bersalah dan berniat untuk berubah menjadi diri sendiri (bukan menjadi objek/korban orang lain). Minta maaf ke orang tua dan ceritakan problem Anda apa adanya dan katakan Anda bersedia menerima apapun hukuman yang akan mereka berikan kediri Anda.

      Langkah 4. Lakukan hal tsb. secara bertahap melalui SMS, Surat atau saudara terdekat. Minta waktu beberapa hari untuk menenangkan diri Anda (sambil menunggu mereka juga tenang).

      Langkah 5. Tinggalkan kekasih Anda (karena tidak melindungi Anda), teman wanita Anda (karena memfasilitasi pacar Anda mendapatkan tubuh Anda).

      Langkah 6. Mulailah membangun kembali prestasi dan karir Anda. Insya Allah Anda mendapatkan pacar yang lebih menghargai diri Anda.

  10. andika Says:

    umur saya 26 th,masa kecilku seperti kebanyakan orang bahagia dengan masanya…prestasiku di sekolah juga sangat memuaskan punya percaya diri yang tinggi… sampai akhirnya saya memasuki babak baru kehidupan yang sama sekali saya tidak kehendaki,selepas lulus SMU,kuliah, kemudian bekerja saya jadi tidak fokus akan teman bicara, selalu tegang jika ngobrol dengan lawan bicara diselipi rasa malu yang tidak tahu darimana asalnya…muka memerah seakan tak tahan akan rasa yang semakin tegang…kaya orang bego…karena itu saya suka menyendiri…padahal saya sudah bekerja yang menuntut saya berinteraksi dengan banyak orang…teman sekantor mulai curiga akan kekurangan saya itu dan mulai mengucilkan saya bahkan memusuhi…saya lelah dengan keadaan ini,saya mau menghapus semua file di memori otak yang membuat saya begini…saya capek…padahal semua usaha sudah saya lakukan untuk mengatasi rasa yang beda dari kebanyakan orang termasuk bekerja…saya mau berubah jadi sosok yang supel,enak diajak bicara, banyak teman, mudah bergaul…mohon solusi untuk mengatasinya

    • Servo Clinic Says:

      Kebanyakan problem psikis, hampir selalu ada penyebab utama apakah berupa pengalaman buruk yang ekstrim ataupun keyakinan salah yang dipupuk terus menerus.

      Kesediaan Anda untuk berubah Insya Allah membantu Anda merubah “cara respon” terhadap masalah.

      Silahkan hubungi S.E.R.V.O Clinic.

  11. Rien Says:

    Ass.
    Yth bpk Isywara,

    Saya siswa SMU umur 17 tahun, mungkin biasanya pada umur2 ini orang akan banyak mencari teman, shingga puny bnyk tman.

    Tp saya merasa tidak supel, susah untuk berteman dan krg enak diajk brbicara. Saya sudah sering mencoba untuk menjadi lebih akrab dgn orang lain, tp jrg yg brhasil.

    Saya mjd takut untuk brintraksi dgn bnyk org. Saya akhirnya brprinsip tdk butuh org lain, sehingga bnyk orang mrasa saya sombong, krn itu akhirnya saya menjadi penyendiri, walaupun akhirnya saya merasa ok dgn sering sendirian, tp saya jg sering merasa iri dgn tman2 dan kesepian.

    Saya merasa benar2 tidak punya teman dekat ataupun hanya punya sedikit teman. hal2 tsb jg mmbuat saya tkut mndkati lwn jnis, krn mrasa diri saya mnydihkan.

    Trkadang jika bnyk masalah dn saya jg memikirkan masalah2 td, saya bingung mncari jln kluarnya. tkadang saya trpikir utk mnum2an kras ataupun mcoba obat2an, tp akal sehat saya masih jln shingga saya mngurungkan niat tsebut.

    Tolong beri saya saran dan jalan keluarnya, krn saya merasa mungkin masa smu saya adlah yg trburuk dbanding org lain. Saya jg mrasa ini akan brpengaruh dgn masa dpan saya, krn itu saya ingin mmperbaikinya dr skrg.

    Saya sangat bharap masukan dr bpk akan brmanfaat sprti yg tlah bpk brikan pd orng2 sblmnya.

    Trima ksih atas jawaban yg bpk brikan, mungkin akan saya ingat sepanjang hidup saya.

    Wassalam.

    • Servo Clinic Says:

      Mbak / Mas Rien Yth.

      Sepertinya Anda memiliki konsep diri yang salah tentang diri Anda sendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari pernyataan-pernyataan Anda seperti “saya merasa tidak supel”, “susah untuk berteman”, “krg enak diajk brbicara”, “saya akhirnya brprinsip tdk butuh org lain” dsb.

      Mengenai apa dan bagaimana Konsep Diri, silahkan lihat artikel berikut : Konsep Diri.

      Namun Anda tidak perlu pesimis karena hal tersebut dapat di ubah sejauh Anda ijinkan. Mulailah mengubah “Konsep Diri” Anda…. namun jika masih sulit juga, mintalah bantuan profesional atau terapis.

  12. dikdik Says:

    Apakah klinik SERVO membuka cabang di Bandung, kalo ada, alamatnya dimana ?

  13. Feyra Says:

    Saya Feyra 18 tahun

    2 minggu ini saya mengalami hal-hal aneh, saya merasa ketakutan dan anehnya saya merasa takut mati.

    Awalnya ketika saya pulang dari Dufan, tiba-tiba saya berpikir ketika saya naik halilintar, saya merasa akan mati.

    Beberapa hari setelah saya dari Dufan, saya mendapat kabar kalau teman saya meninggal karena kecelakaan. Saya jadi takut sekali akan mati, sekarang-sekarang ini banyak sekali orang-orang di sekitar saya yang membahas tentang kematian dan yang bikin saya kaget yaitu hari ini ketika saya pulang sekolah, saya dapat kabar kalau teman saya meninggal karena kecelakaan pas hari Senin, setelah mendengar kabar itu, tiba-tiba yang ada dipikiran saya yaitu mati.

    Saya merinding, lemas, gemetar, jantung saya berdebar-debar dan saya merasa kalau saya juga akan mati.

    Apakah saya benar-benar Phobia Mati ?

    Bagaimana saya mengatasi ini semua, sedangkan saya masih muda. Saya nggak tahu harus gimana melawan semua ini…

    Tolong saya….

    • Servo Clinic Says:

      Sudah termasuk Fobia karena merasa takut pada ancaman yang “tidak nyata” seperti melihat ambulance, membaca cerita kriminal dsb.

      Rasa takut terhadap ancaman nyata misal takut digigit ular berbisa, takut diterkam harimau dsb, tidak termasuk phobia.

      Lihat pula artikel berikut : Pertanyaan seputar Fobia.

  14. feyra Says:

    Pertama saya ucapakan terima kasih karena sudah menjawab keluhan saya.

    Tetapi ada hal lain yang ingin saya tanyakan, hari ini saya sudah melihat mobil ambulance 3 kali. Dan itu membuat saya ketakutan sekali, terus sepulang sekolah, di dekat sekolahan saya ada orang meninggal.

    Ketika saya mau lewat ke depan rumah itu, saya nggak berani. Yang ada saya ketakutan dan menangis histeris, teriak-teriak.

    Yang mau saya tanyakan, apakan ini benar-benar Fobia dan sudah separah apakah Fobia yang saya alami ini ?

    • Servo Clinic Says:

      Fobia takut mati atau yang biasa disebut Necrophobia dapat disebabkan oleh sugesti negatif yang dipupuk terus menerus (tentang kematian) ataupun oleh sebuah pengalaman buruk yang sangat ekstrim misal : naik halilintar, musibah tenggelam, kecelakaan pesawat dsb. Lihat artikel berikut : Fobia.

      Langkah yang dapat dik Feyra lakukan adalah membicarakan problem dik Feyra ke orang tua agar mereka memahami bahwa dik Feyra sedang memerlukan pertolongan.

      Kemudian hubungi servoterapis / hipnoterapis yang ada di kota dik Feyra pada kesempatan pertama.

  15. Gunawan Says:

    Pak,saya cowo..umur 16 tahun…

    Dulu, 1 tahun yang lalu.. saya pernah punya knalan seorang banci…dan tanpa sengaja saya menjual diriku untuk uang 100.000…..

    Banci itu ngulum penis saya lalu saya di beri uang…sampai sekarang pikiran itu terngiang-ngiang di hati saya. Saya selalu merasa cemas, gelisah, jika banci itu datang ke rumah saya…..

    Saya merasa bersalah pada diri saya…kenapa hanya karena uang segitu doang saya tega menjual diri saya…Saya nangis pak…..Saya tipe orang yang sukar melupakan suatu masalah….

    Saya belum menceritakan pada orang tua saya…Saya takut dijauhi dan di kucilkan dari keluarga dan lingkungan karena aku pernah nge-jual diri pada banci…

    Tolong Bantu SAYA……Balas…..Thanxz

    Saya harus bagaimana.

    • Servo Clinic Says:

      Usia 16 tahun merupakan usia yang masih sangat rentan diperalat atau dimanipulasi oleh orang lain karena pada usia tsb. dik Gunawan sedang berproses menemukan jati diri.

      Jadi jika sewaktu waktu kita salah melangkah merupakan hal yang wajar. Yang penting adalah bagaimana mengambil hikmah dari peristiwa tersebut dan bersedia mengubah cara dalam menghadapi peristiwa serupa di kemudian hari.

      Yang justru harus dibuang adalah rasa bersalah atau merasa diri kotor. Caranya : Mulai sekarang, maafkan diri dik Gunawan dan mohon ampun pada Allah Swt.

      Niatkan untuk bersikap tegas terhadap banci tersebut dan menjadi penguasa atas diri sendiri mulai sekarang.

      Jika ybs. masih mengganggu, laporkan ke Komisi Perlindungan Anak karena dik Gunawan telah diperalat oleh ybs. dan pihak Komisi Perlindungan Anak akan melakukan pendampingan hukum serta dapat menjelaskan kepihak keluarga dik Gunawan. Saya percaya pihak keluarga akan sangat mendukung baik secara hukum atau upaya pemulihan trauma psikis dik Gunawan.

      Jika perasaan negatif masih tetap mengganggu, mintalah bantuan profesional atau terapis.

  16. solomon Says:

    Aku seorang mahasiswa kira2 1 tahun setengah yang lalu aku di landa takut mati dan sampai sekarang aku dilanda kecemasan-2 yang tak menentu, tp tak separah dulu.

    Kalau sekarang sudah bisa melakukan aktifitas yang kecemasan-2ku adalah masalah penyakit, tp dalam diriku aku yakin aku sehat dan apabila tubuhku ada yang sakit sedikit langsung pikiranku terkontaminasi untuk berpikiran yang tidak-2.

    Bagaimana cara mengatasi kecemasan dan rasa takut tersebut dan bisa menimbulkan rasa semangat ?

    • Servo Clinic Says:

      Sebaiknya, akar penyebab kecemasan ditemukan (termasuk penyebab takut mati) kemudian lakukan katarsis atau pelepasan ketegangan. Lihat jawaban sebelumnya.

      Jika tetap sulit, sebaiknya diterapi !

  17. Rheza Says:

    Saya seorang mahasiswa berusia 17 tahun…

    Sudah beberapa bulan ini saya punya masalah….saya mengalami paranoid akan kematian….

    Semenjak ada teman saya yg meninggal beberapa bulan lalu.. saya menjadi takut akan kematian… saya jadi sering cemas… berpikir yang tidak-tidak…

    Jika saya mengalami sakit, saya slalu berpikir “jangan2 penyakit ini parah dan akan menyebabkan kematian.” Saya sudah berusaha untuk menenangkan pikiran dan melupakan hal itu. Tapi paranoid ini selalu datang menghantui saya.

    Saya juga jadi tidak bergairah dalam menjalani hidup…tidak bersemangat…serasa hidup ini kosong…tidak ada artinya… Saya menjadi takut sekali…

    Saya minta tolong bagaimana caranya agar dapat menyembuhkan paranoid saya dan saya kembali bersemangat dalam menjalani hidup…tolong diberi tahu caranya….Sebelumnya saya ucapkan terima kasih…

  18. Satria Says:

    Saya anak SMU kelas 2,
    Pak…. Saya mempunyai problem…..

    1.Saya selalu grogi jika di suruh maju berbicara di depan umum, gimana car ngatasinnya ? Apa ini keturunan ? Jika keturunan,apa bisa sembuh ?

    2.Saya masih jomblo, padahal kata teman saya ini lumayan menarik….tapi aq jarang bergaul dengan perempuan..Aku juga pendiem. Masalahnya sih, jujur aja saya minder Pak kalo di sekolahan…Saya dulu waktu kecil hidup miskin n sering di ejekin temen….Sekarang saya hidup berkecukupan tetapi masih tetep minder…

    3.Saya dulu pernah di tolak ma seorang cewe’….sampai sekarang aq udah nglupain dia, tapi sekarang kenapa aq ga bisa/sulit jatuh cinta ya Pak ? Sampai kapan pak aq harus begini ?

    4.Saya sulit nglupain suatu kesalahan, baik itu kecil / besar….Perasaan bersalah gimana cara mematikannya ?

    Thanxs
    Trimz banget ya Pak…….blz

    • Servo Clinic Says:

      Diduga, problem tsb. disebabkan oleh trauma masa lalu akibat diejek teman (bukan karena keturunan) sehingga terbentuk hambatan psikis dalam berinteraksi dengan orang lain.

      Untuk itu emosi yang terkunci perlu dibebaskan dan diprogram ulang sesuai dengan yang kita inginkan.

      Bicarakan masalah tersebut ke pihak orang tua. Lihat artikel berikut : Bantuan Ahli ?

      Sebaiknya di SERVO !

  19. Adi Says:

    Pak…umur saya 16 th…

    Saya mempunyai problem………Sudah 3 tahun saya tidak bisa berinteraksi dengan kakak/adik saya…..

    Saya tidak tahu penyebabnya apa…Setiap bertemu kami satu dengan yang lain tidak pernah bertegur sapa….Jadi kakak saya diem sama saya dan adik saya….Adik saya diem sama saya dan kakak saya….Saya diem sama mereka berdua………………………

    Saya sudah lupa apa masalah yang membuat kami bertiga musuhan……..Saya sudah maafin kakak dan adik saya..tapi saya ga bisa ngomong.

    Gimana cara memulai pembicaraan dengan mereka pertama-tama ?

    Setelah itu saya kecanduan onani..yang mau saya tanyakan apakah onani bisa menyebabkan orang SULIT jatuh cinta ?

    Tolong bantuannya….Trims.

    • Servo Clinic Says:

      Dik Adi yang sayang keluarga.

      Bisa jadi kalian bertiga memiliki sifat yang pendiam sehingga hanya bicara dimana perlu.

      Namun jika sama sekali “putus” komunikasi, sebaiknya hal tersebut dibicarakan dengan orang tua Anda.

      Untuk memulainya bisa dengan cara menolong yang mereka butuhkan seperti mencucikan sepeda, merapikan buku dsb.

      Onani sama sekali tidak berhubungan dengan sulit jatuh cinta.

      Yang perlu Adi lakukan adalah keluar dari posisi “korban” dan mulai belajar mengambil inisiatif sekalipun salah.

      Masih juga sulit ? Mintalah bantuan profesional !

  20. nasr Says:

    Mas aq sekarang sedang terbelit masalah keluarga, uang, masalh2 yg laen. Aq bingung mas.

    Sekarang ya satu masalhku selesai, tapi masalah yg laen malah merajalela. Aq harus gmn mas mengatasinya, tolong dong mas.

    Seperti masalah uang ya mas, aq udah nyelesaiin masalah uangku, tapi kok masalah uang dateng lagi tapi dalam jumlah yang lebih besar dan masalahnya lebih rumit.

    Tolong agak cepat ya mas.

    • Servo Clinic Says:

      Langkah yang dapat dilakukan :

      Pertama : “Percaya” bahwa Insya Allah dengan pertolongan Allah Swt. Anda dapat melewati kesulitan Anda.

      Kedua : Hadapi masalah Anda ! Bicarakan masalah Anda dengan orang terdekat Anda dengan tujuan mencari solusi, bukan curhat.

      Ketiga : Sabar dan ambil hikmah. Teruslah “bergerak” dengan rajin bersilaturrahmi, bertanya dan berani mencoba cara baru.

      Keempat : Ulangi sampai solusi yang Anda inginkan tercapai.

  21. fathur Says:

    Biasanya mood yg baik itu bertahannya berapa lama ?

    Aku orang nya agak takut (cemas) bwat senang / happy, karena setelah aku merasa senang PASTI setelah nya aku langsung jatuh lagii…

    capek n bosen gitu teruss…naik turun naik turun… (masih ga stabil !)

    Semangat, males, semangat, males… gimana donk ?

    • Servo Clinic Says:

      Bersemangat bukanlah sebuah usaha, melainkan sebuah pilihan.

      Keinginan hanyalah sebagai “alat” untuk mengukur seberapa jauh kita mengenal kapasitas diri kita bukan sebagai “tujuan” itu sendiri.

  22. nengah sudarta Says:

    Salam hormat saya, saya ingin mengatasi masalah saya, saya harap anda bisa membantu.

    Di dunia ini saya bener2 tidak ada artinya, di mana saya sering merasa bahwa seseorang akan melukai saya atau mempermalukan saya.

    Saya takut melakukan sesuatu karena saya punya pikiran bahwa apa yang akan saya lakukan akan menjadi bencana. Saya merasa orang2 di sekitar saya seakan lebih hebat dan disana saya merasa menjadi pecundang.

    Saya tahu di dunia ini tidak ada yang sempurna, tapi saya benar2 tidak mampu mnghadapi masalah ini. Di mana hanya orang hebat lah yang barjaya, sedangkan saya hanyalah setumpuk sampah yang tidak pantas ada di dunia ini.

    Sering kali saya melakukan hal yang menyakitkan atau melukai diri saya sendiri dan saya merasa hal itu mengobati saya.

    Apakah hal yang saya lakukan ini benar ?

  23. muchlis Says:

    Saya sepertinya terkena necrofobia persis seperti pengalaman pngalaman yang ada dalam rubrik anda ini.

    Tolong berikan saran ataupun tindakan sederhana untuk menghilangkannya.

  24. muchlis Says:

    Saya di Yogja, lantas terapi yang mesti saya lakukan seperti apa dan dimana ?

    Makin hari saya makin cemas. Saya ingin kembali normal. Sedikit saja ada yang aneh saya serlalu berpikir jangan2 dan seterusnya.

    Apakah fase phobia saya ini sudah tergolong parah ?

    • Servo Clinic Says:

      Anda dapat menghubungi Klinik hypnotherapy di kota Anda.

      Apabila hasil belum seperti yang Anda harapkan, ganti terapis Anda.

      Phobia dikatakan parah apabila sudah mulai mengganggu kehidupan sosial Anda.

  25. ipang Says:

    Sy Ipang umr 21th.

    Sy mengalmi depresi dr kcil-skrg, perasaan sy hmbar, hilang minat, loyo, susah berpkir n mngmbil kptusn, tkut berkmpul m tmn2 (krna susah brkomnksi gk d rsa indh brshbt dan apa yg mo omongin lngsung lupa, mkny tmn2 blg sy ni plin-plan).

    Asalnya sy sering lupa sprti kakek2 sjk dr kcil sy lupa m pnglmn sy, ptualngn hdp sy seakn tdk prnh trjdi dan pikrn sy gk prnh mrsa senang dan indh.

    Tlg dok p yg trjdi dgn sel otakw n psikologi sy ? Mksih.

    • Servo Clinic Says:

      Dik Ipang yang ingin berubah !

      Kemampuan dik Ipang mengenal masalah, perasaan, mengindikasikan dik Ipang “normal” dan berpeluang berubah, hanya saja belum menemukan jalan dan cara yang tepat.

      Saat ini dik Ipang memiliki Konsep Diri yang buruk terhadap diri sendiri (berfikir negatif dan merasa tidak nyaman dengan diri sendiri) dan hal tersebut biasanya disebabkan oleh pola asuh, pengalaman buruk di masa lalu
      (lihat artikel berikut : Konsep Diri).

      Dengan mulai memprogram ulang konsep diri dik Ipang, Insya Allah hal tersebut dapat di atasi. Untuk itu dik Ipang dapat mempelajari semua hal yang berhubungan dengan pemrograman otak kanan, NLP atau hipnoterapi.

      Namun apabila hal tersebut dirasa terlalu lama, dik Ipang dapat meminta bantuan profesional / terapis.

  26. sofyan Says:

    Pak Isywara setelah membaca komentar-komentar yang ditulis ternyata banyak yang mengalami seperti yang saya alami ini. Penyakit saya persis seperti pak Alloy (no.3).

    Saya sekarang bingung mau kemana berobat.

    Bisakah terapi jarak jauh via telpon misalnya atau media lainnya mohon bantuannya.

    Terima kasih.

  27. muis Says:

    Saya seorang mahasiswa 24 th. saya dulunya suka hura2 dengan uang kuliah dan sering melalaikan kuliah saya sehingga hutang2 saya menumpuk dikampus dan waktu sekarang sudah sangat menjepit untuk saya menyelesaikan kuliah saya. Padahal orang tua saya tidak mengetahui masalah saya ini.

    Saya tidak akan memberitahukan kepada pihak orang tua saya, saya kepikiran terus siang dan malam sehingga sangat membuat saya stress.

    Mohon nasehat dari bapak bagaimana solusinya yang terbaik.

    Terima kasih.

    • Servo Clinic Says:

      Ketidak mampuan Anda mengendalikan diri dengan berhura hura menggunakan uang kuliah, melalaikan kuliah dan berhutang mengindikasikan ada mekanisme respon yang salah dalam diri Anda. Untuk itu dengan ataupun tanpa bantuan terapis hal tsb. harus di “program” ulang kembali.

      Sedang kuliah yang terbengkalai dan hutang yang menumpuk adalah harga yang harus Anda bayar (baca : resiko).

      Untuk membayar hutang, Anda dapat mengusahakannya melalui kerja sambilan sedang kuliah tergantung dari seberapa suka Anda terhadap bidang yang Anda ambil.

      Namun bila waktu sudah sangat mendesak, sebaiknya bicarakan hal tsb. secara baik baik dengan orang tua Anda. Jelaskan masalah Anda, tanyakan kepada mereka apa solusinya dan siapkan diri Anda untuk membuat komitmen baru pada orang tua Anda.

      Keengganan Anda membicarakan masalah tsb. mengindikasikan Anda masih menggunakan cara lama yaitu “lari dari masalah” dan hal tsb. akan membuat Anda semakin jauh dari pemecahan masalah.

  28. nn Says:

    Pak, saya ingin konsultasi.

    Sejak beberapa tahun terakhir saya mengalami masalah anxietas, fobia sosial dan depresi. Hal tersebut sangat mengganggu kehidupan saya, dimana terkadang saya ingin mengakhiri hidup.

    Tetapi hal yang sangat mengganggu saya adalah manifestasi dari kecemasan saya yaitu tangan dan kaki yang selalu berkeringat dingin. Saya juga tidak mengetahui akar dari permasalahan saya.

    Kira-kira, apakah hal tersebut bisa disembuhkan di klinik bapak ? Terimakasih sekali atas jawaban bapak.

    • Servo Clinic Says:

      Sebaiknya gangguan keringat berlebih (hyperhidrosis) diperiksakan ke dokter, guna memastikan bahwa hal tersebut bukan merupakan gangguan medis seperti efek samping obat, gangguan hormonal, saraf, infeksi, jantung ataupun keganasan.

      Apabila gangguan tsb. hanya muncul di saat cemas, gugup, panik, takut ataupun fobia, kemungkinan hal tersebut hanya merupakan reaksi emosional.

      Insya Allah melalui terapi Servo, emosi terkunci yang menyebabkan kecemasan, fobia sosial ataupun depresi dapat di hilangkan sehingga kebiasaan berkeringat dapat terkendali.

  29. Dhika Lazuardy Says:

    Aku mau nanya soal masalahku mungkin aza ada yg bisa ngebantu aku?

    Masalahnya gini, aku pernah kenal ma cewe dalam chat, karena seringnya aku chat ma dy aku ga tau tiba-tiba aku mulai suka ma dy. Terus aku mnt friendsternya dy dan saling tukeran foto, nah setelah itu aku mulai pdkt dan kemudian nembak dy, ternyata dy menerima aku.

    Saat itu aku seneng bgt bisa diterima cintanya ma dy, setelah sebulan aku manjalin cinta, tiba -tiba dy agak bosan dengan kehadiranku bahkan klo aku chat ma dy, aku sering di cuekin. Sms ga pernah dibls, nah pada saat itu aku memilih jalan lain agar aku selalu dekat dg dy. Aku chat menggunakan nick lain yaitu pake nma bolotz ?

    Awalnya aku ngaku sebagai temannya dhika dan aku sering bilang kalau dhika tu sayang bgd ma km? Dy jawab iya aku jg sayang. Pertanyaan spt itu sering aku lontarkan ke dy tapi hasilnya sama……?Kemudian karena aku sering chat ma dy, dy akhirnya penasaran ma aku dan nanya-nanya soal aku.

    Nah pada saat itu aku pancing dy agar dy mau jawab klo dy dah punya cowo apa belum ? Saat itu aku berhasil? Dy mengaku klo dy dah punya cowo, aku saat itu kaget ternyata cowonya bukan dhika. Saat itu aku coba sabar dan aku terus menyelidiki tentang dy?

    Nah pada akhirnya dy curhat tentang cowoknya yg egois, terus aku kasih masukan-masukan ma dy, pada akhirnya dy penasaran ma aku dy terus bertanya km dah punya cewe pa belum ? Terus aku jawab udah, tujuannya agar dy mau terus ngejalin hubungan ma dhika ? Tapi dy terus mendesak aku ?dy nanya-nanya hub aku ma ceweknya gmn ? Padahal aku cuma ngeboong.

    Karna dy mendesak aku terus akhirnya aku jawab aku ma ceweku gi ada masalah? Ahkhirnya aku jawab aku dah putuz ma dy ? Terus dy nembak aku, pada saat itu aku bingung, akhirnya aku putuskan untuk menerimanya.

    Setelah dua minggu aku menjalin hubungan? Akhirnya aku chat pake nick dhika lagi ? Nah setelah itu dy sering nanya-nanya tentang nick bolotz aku ? Awanya gak ada masalah, tetapi ujungnya aku terhimpit pertanyaan yg akhirnya aku membuka semua sandiwaraku ?

    setelah dy tahu dy marah bgt, dy bilang kamu jahat, aku benci bgt ma kamu ? Terus aku jelasin kalau tujuanku ngeboong tu karena aku sayang bgt ma dy, aku ga ingin kehilangan dy tapi dy tetap marah dan sampai saat ini dy masih marah……..Dy ga mau bls sms aku bahkan klo chat aku ga liat nick dy lagi?

    Tolong kasih aku saran aga aku bisa mengatasinya…………Thank’s bwt yg mau ngebaca masalahku?

    Lam kenal tux semua…….(‘_’)

    • Servo Clinic Says:

      Anggap saja kemarahan ybs. sebagai “resiko” yang harus Anda tanggung akibat ketidak-terus-terangan Anda. Selanjutnya, ambil hikmah agar dikemudian hari apapun persoalannya akan selalu Anda “hadapi” pada kesempatan pertama. Berterus teranglah bahwa Anda telah bersikap tidak jujur kepadanya, minta maaf dan bersedia menerima apapun keputusannya, tetapi nyatakan pula bahwa hal tsb. Anda lakukan semata mata karena tidak ingin kehilangan dirinya.

  30. Ask Says:

    Nama gw ask. Gw minta solusi nih atas masalah gw.

    Gw punya temen(A) yang belakangan ini gw liat kayaknya kurang pengertian dgn gw. Krn gw rasax ga bsa pendam sendiri, jadi gw coba ceritain ma temen gw yg lain (B) yang menurut gw bisa dipercaya.

    Tp ternyata temen gw itu jg cerita ma yg lain (C).dan si C ini tiba2 bilang langsung ma si A. Dan akhirnya si A tau klo gw pernah cerita soal dia. Gw jdi merasa bersalah banget ma si A, sampe2 gw susah tidur.

    Gw bener2 ga berani minta maaf skalipun ma dia. Gw memang salah knapa cerita ttg dia. Gimana dong..?

    Gw ga mau pertemanan kami putus.

    • Servo Clinic Says:

      Sikap teman yang kurang pengertian dengan kita termasuk di luar zona kendali kita, akan tetapi berterus terang saat kita merasa kurang nyaman dengan sikap teman, termasuk dalam zona kendali.

      Tentang suasana yang menjadi tidak enak akibat “keterbukaan” teman teman Anda, anggap saja sebagai “resiko” keterbukaan Anda.

      Jika Anda tidak ingin pertemanan jadi terganggu, harus Anda bicarakan dengan ybs. baik secara langsung ataupun tidak langsung, agar objektif libatkan pula teman teman yang pernah mendengar langsung dari mulut Anda.

      Jelaskan terus terang pada bagian mana yang membuat Anda merasa tidak nyaman dengan sikap dia dan beri alasan mengapa hal tersebut tidak langsung Anda bicarakan ke ybs., karena Anda tidak ingin menyinggung perasaannya.

  31. bintang Says:

    asalamualaikum ..
    saya bintang ..
    saya dapat masalah yg sangat besar …
    orang tua saya salah paham dengan saya dan pacar saya ..
    ceritanya begini : saya kan ngekost di daerah jember di tempat saudara saya karena saya PSG di JTV jember. setiap harinya saya pergi ke JTV jember di jemput sama pacar saya, suatu hari setelah saya pulang dari JTV jember, hujan turun, saya boncengan dengan pacar saya,
    nyampek kost.an pacar saya nitip sepatu kepada saya minta tolong buat nyuci.in sepatu, saya bersedia nyuci.in sepatunya itu.
    setelah saya cuci sepatu pacar saya itu, sepatunya saya taruh di kamar saya, kebetulan datang saudara saya pemilik rumah,
    melihat sepatu anak laki2 ada di kamar saya, langsung saudara saya bilang ke orang tua saya, saya di marahin habis2an,padahal itu salah paham …
    saya mau ngejelasin semuanya, tapi saya takut dan saudara saya ingin saya pergi dari rumahnya,
    saya tidak ingin membuat orang tua saya malu, saya harus bagaimana mengatasi masalah ini ??
    tolong bantu saya …

    • Servo Clinic Says:

      Sebagai bentuk tanggung jawab, sebaiknya pacar Bintang, minta waktu ke saudara Bintang secara lisan, untuk menjelaskan duduk permasalahannya dan jika perlu, gunakan SMS.

      Jika masih tetap dimarahi, anggap saja sebagai resiko ketidak pekaan kalian dalam membaca situasi, dan paling tidak, kalian berdua telah menunjukkan iktikad baik untuk menjelaskannya dan jika masih tidak dimengerti juga ya, anggap saja musibah.

      Dengan cara yang sama, jelaskan pada orang tua Anda.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s