Ikhlas ?

Mirip dengan definisi Sabar maka Ikhlas adalah kesediaan diri untuk mengembalikan semua persoalan yang bukan menjadi haknya, kepada yang berhak yaitu Sang Pemilik / Pencipta.

Yang dimaksudkan persoalan dalam definisi di atas adalah semua keadaan, situasi atau peristiwa yang berada “diluar” zona kendali kita, yang sudah terjadi dan tidak dapat kita ikhtiarkan lagi (mentok), baik hal tersebut kita inginkan seperti : wajah ganteng, panjang usia ataupun yang kita hindari misal : kehilangan orang yang dicintai, musibah kecelakaan, dsb. termasuk pikiran negatif orang lain… siapapun dia.

Dengan mengikhlaskan semua hal yang berada diluar zona kendali kita, secara mental akan membuat kita merasa “terpelihara” dan kita dapat memfokuskan kegiatan kita hanya pada aktivitas yang memang dalam zona kendali kita seperti : membuat pilihan, meningkatkan kompetensi, mengikuti pelatihan, bertanya pada ahli, membangun jaringan, menolong yang perlu dibantu dsb.

Namun dalam perjalanan hidup kita … dapat saja terjadi kita berperilaku melampaui apa yang bukan menjadi wilayah kita. Hal tersebut dapat disebabkan oleh pengalaman masa lalu yang sangat traumatik, pola asuh yang keliru, sugesti negatif yang dipupuk terus menerus dsb. sehingga tanpa kita sadari melampaui wewenang-Nya.

Maka tidak ada cara lain selain mohon ampun dan mengembalikan semua hal yang telah terjadi dimasa lalu kepada Nya.

Hanya melalui ikhlaslah seseorang berpeluang tumbuh lebih sempurna dan diberkahi sebagaimana janji Allah Swt. sebagai berikut :

Al Baqarah (2) ayat 156 :(yaitu) orang orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan :”Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.”(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali)

Al Baqarah (2) ayat 157 : Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang orang yang mendapat petunjuk.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Satu pemikiran pada “Ikhlas ?

  1. Memang betul, keikhlasan hati adalah kunci untuk melepas semua problema kehidupan.

    Namun semuanya itu harus di niati dgn hati yg tulus dr lubuk hati yang paling dalam, tentunya jg di barengi dengan mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s