Lututku juga Sakit !

Saat itu jam istirahat di sebuah taman kanak kanak dan serombongan anak laki laki berlari melintasi lapangan bermain. Reggie tersandung, lututnya terluka dan ia mulai menangis, tetapi anak anak lain terus berlari-kecuali Roger yang berhenti.

Ketika isak tangis Reggie mereda, Roger menjatuhkan diri ke tanah dan menggosok gosok lututnya sendiri sambil berteriak, “Lututku juga sakit !”

Roger tampaknya memiliki keterampilan yang luar biasa dalam mengenali perasaan kawan kawan bermainnya dan menjalin hubungan dengan cepat dan lancar dengan mereka. Hanya Roger lah yang memperhatikan nasib dan kesakitan Reggie dan hanya Roger yang berusaha memberi sedikit hiburan, meskipun satu satunya yang dapat diberikannya hanyalah dengan menggosok lututnya sendiri.

Pertanda kecil ini melukiskan suatu bakat untuk menjalin hubungan, suatu keterampilan emosional yang sangat penting untuk membina hubungan yang erat, entah dalam perkawinan, persahabatan atau rekan usaha. Keterampilan keterampilan semacam itu pada murid murid taman kanak kanak merupakan kuncup kuncup bakat yang akan matang seiring dengan waktu.

Bakat Roger mewakili satu diantara empat kemampuan terpisah yang oleh Hatch dan Gardner diidentifikasi sebagai komponen komponen kecerdasan antar pribadi :

  • Mengorganisir kelompok-keterampilan esensial seorang pemimpin, ini menyangkut memprakarsai dan mengkoordinasi upaya menggerakkan orang. Ditempat bermain, bakat ini dimiliki anak yang mengambil keputusan apa yang akan dimainkan oleh setiap orang atau yang menjadi ketua regu
  • Merundingkan pemecahan-bakat seorang mediator yang mencegah konflik atau menyelesaikan konflik konflik yang meletup. Mereka ini adalah anak anak yang mendamaikan perbantahan ditempat bermain
  • Hubungan pribadi-bakat yang dimiliki Roger, yaitu empati dan menjalin hubungan. Anak seperti ini cenderung paling pintar membaca emosi dari ungkapan wajah dan paling disukai oleh teman teman sekelasnya
  • Analisis sosial-mampu mendeteksi dan mempunyai pemahaman tentang perasaan, motif dan keprihatianan orang lain. Pemahaman akan bagaimana perasaan orang lain ini dapat membawa ke suatu keintiman yang menyenangkan atau perasaan kebersamaan.

Sumber : Daniel Goleman, Kecerdasan Emosional, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s