Kritik ?

Menurut sebuah studi terhadap 108 manajer dan karyawan kantoran, kritikan yang salah arah akan diiringi dengan kecurigaan, pertengkaran pribadi serta perselisihan mengenai kepemimpinan dan menjadi dasar alasan terjadinya konflik di tempat kerja (Robert Baron).

Sebuah percobaan yang dilakukan di Rensselaer Polytechnic Institute memperlihatkan betapa merusaknya kritikan pedas terhadap hubungan kerja. Dalam sebuah simulasi, para sukarelawan diberi tugas untuk menciptakan iklan sampo baru. Sukarelawan lain (seorang peneliti pendamping) pura pura menilai iklan iklan yang diusulkan; para sukarelawan itu kemudian diserang dengan salah satu dari dua kritikan yang telah diatur. Salah satu kritikan bersifat tenggang rasa dan terarah. Tetapi kritikan satunya bernada ancaman serta menyalahkan kekurangan bawaan orang yang di kritik, dengan ungkapan ungkapan seperti, “Tidak usah mencoba coba lagi; kamu sama sekali tidak becus” dan “Tampaknya kamu tidak berbakat. Saya akan menyuruh orang lain untuk membuatnya”.

Mudah dimengerti bila mereka yang diserang menjadi panas, marah dan melawan, mengatakan bahwa mereka akan menolak ikut serta atau bekerja sama dalam proyek proyek yang akan datang dengan orang yang mengkritik tersebut. Banyak yang memperlihatkan bahwa mereka ingin memutuskan hubungan sama sekali-dengan kata lain, mereka tidak mau tahu lagi.

Kritikan pedas telah membuat orang orang yang terkena menjadi begitu patah semangat sehingga tidak mau lagi mencoba bekerja lebih ulet dan barangkali yang paling merusak, mereka berkata bahwa mereka tidak lagi merasa cakap bekerja. Serangan pribadi itu betul betul meruntuhkan semangat kerja mereka.

Sumber : Daniel Goleman, Kecerdasan Emosional, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s