Kebutuhan Emosional ?

Pembelajaran emosi dimulai pada saat saat paling awal kehidupan dan terus berlanjut sepanjang masa kanak kanak. Semua pergaulan kecil antara orang tua dan anaknya mempunyai makna emosional tersembunyi dan dalam pengulangan pesan pesan ini selama bertahun tahun, anak anak membentuk inti pandangan serta kemampuan emosionalnya.

Seorang gadis kecil yang mendapatkan kesulitan mengisi teka teki dan minta ibunya yang sibuk untuk menolongnya, mendapat suatu pesan bila jawabannya adalah rasa senang yang jelas di pihak ibu atas permintaan tersebut dan mendapat pesan yang sangat berlainan bila jawabannya adalah bentakan pendek “Jangan mengganggu-Ibu sedang repot.”

Apabila anak dan orang tua terbiasa dengan pola hubungan semacam itu, akan terbentuk harapan emosional si anak tentang hubungan dan pandangan hidup yang akan mewarnai fungsi dirinya dalam segala bidang kehidupan entah baik atau buruk.

Anak anak yang orang tuanya sangat tidak terampil-tidak matang, menyalahgunakan obat obatan, depresi atau marah terus menerus atau hidupnya tidak punya tujuan dan kacau balau-memiliki resiko yang paling besar. Orang tua semacam itu sangat kecil kemungkinannya memberikan perhatian yang memadai, apalagi menyesuaikan diri pada kebutuhan emosional anaknya.

Mengabaikan anak saja, menurut penemuan penelitian penelitian, dapat lebih merusak dari pada penganiayaan. (M. Erickson et al.).

Sebuah survei terhadap anak anak yang diperlakukan dengan buruk menemukan bahwa anak anak yang disia siakan hasil kerjanya paling buruk: mereka paling cemas, tidak punya perhatian dan tidak berperasaan, kadang kadang agresif, kadang kadang menarik diri. Rasio tinggal kelas di kelas satu di antara mereka adalah 65 persen.

Sumber : Kecerdasan Emosional, Daniel Goleman, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s