Sorry Day ?

Permintaan maaf resmi Pemerintah Australia kepada warga Aborigin yang dilakukan oleh Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Rabu 13 Februari 2008 di Canberra membuka babak baru kehidupan warga Australia secara keseluruhan.

Dalam pernyataan maaf yang disampaikan di depan sejumlah mantan perdana menteri Australia seperti Sir William Deane, Malcolm Fraser, Gough Whitlam, Paul Keating, Bob Hawke dan 17 walkil dari “Generasi yang Dicuri”, Perdana Menteri Australia menjanjikan akan peningkatan pendidikan anak anak Aborigin, perumahan, perawatan kesehatan serta menekan tingkat kematian bayi.

Hal tersebut bermakna pula menghapus label “tercela” sejarah bangsa Australia dan sekaligus menyembuhkan “luka dalam” yang diakibatkan oleh pengambilan paksa anak anak Aborigin untuk diikutkan program asimilasi.

Apakah secara politik hal tersebut merugikan Kevin Rudd ?

Ternyata reaksi positif yang timbul sungguh luar biasa, warga Aborigin dan warga kulit putih sama sama bersuka cita dan mengibarkan bendera Australia dan Aborigin bersama sama.

Dan memang ucapan permintaan maaf itu jauh lebih penting ketimbang kompensasi, sebagaimana ungkapan indah Paul Keating bahwa “Saya tidak yakin bahwa kedukaan yang mereka alami akan bisa diselesaikan dengan pendekatan uang.”

Hal tsb. berarti pula mempersatukan kembali Australia.

Satu lagi Pemimpin yang cerdas !

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s