Guru Kecerdasan Emosional ?

Terdapat seleksi diri untuk jenis guru yang cenderung tertarik dengan pelajaran kecerdasan emosional, karena tidak setiap orang cocok temperamennya. Misalnya, guru harus merasa enak membicarakan perasaan; tidak setiap guru senang atau ingin melakukan hal itu.

Hanya sedikit atau sama sekali tak ada, pelajaran dalam pendidikan baku guru yang disiapkan untuk jenis pengajaran ini. Karena alasan ini, program keterampilan emosional biasanya menyediakan latihan khusus tentang pendekatan ini bagi para guru selama beberapa minggu.

Meskipun banyak guru yang barangkali pada awalnya enggan menangani topik yang tampaknya begitu asing bagi pendidikan dan kegiatan rutin mereka, ada petunjuk bahwa setelah mereka bersedia mencobanya, kebanyakan akan merasa senang, bukan patah semangat.

Di sekolah sekolah New Haven, ketika untuk pertamakalinya guru mengetahui bahwa mereka akan dilatih mengajar mata ajaran keterampilan emosional baru, 30 persen mengatakan enggan melakukannya.

Setelah setahun mengajarkan mata ajaran tersebut, lebih dari 90 persen mengatakan senang dengan mata ajaran itu dan ingin mengajarkannya lagi pada tahun berikutnya.

Sumber : Kecerdasan Emosional, Daniel Goleman, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s