Pengendalian Diri ?

Dalam pernikahan saya yang pertama, saya mampu mencapai orgasme,” kata Marilyn.

“Saya tidak dapat mencapai orgasme dengan James karena ia tidak mampu mengendalikan dirinya sendiri. Hal itu sungguh mengganggu saya.”

Marily dan James, keduanya berusia 30-an, mencari bantuan untuk masalah seksual mereka setelah empat tahun menikah. Keduanya menganggap perkawinan mereka baik dalam segala hal kecuali satu: James mengalami ejakulasi sebelum penetrasi atau setelah beberapa gerakan.

“Saya mencoba mengendalikan diri, tetapi tidak dapat,” keluh James. “Kadang kadang saya merasa sangat sulit sehingga tidak dapat ereksi. Saya tidak menyalahkan Marilyn karena tidak puas dengan saya. Saya memberinya orgasme secara manual dan oral, tetapi ia memiliki hak untuk menuntut lebih.

Keduanya merasa cemas tentang hubungan seksual mereka saat menghubungi terapis. Dalam kenyataanya, mereka mulai menghindari kontak seksual sama sekali.

Aspek penting dari pengobatan mereka juga mencakup keyakinan bahwa masalah fisik bukan merupakan indikator ketakutan akan keintiman pada pihak James atau hilangnya daya tarik Marilyn.

Sumber : Secrets of Better Sex, Joel D. Block, Ph.D., 1997.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s