Dasar untuk Menetapkan Batasan ?

Sebelum kita mulai membahas batasan batasan yang spesifik, serta bagaimana menetapkan dan memeliharanya, izinkan saya menggaris bawahi beberapa pedoman yang harus senantiasa Anda camkan sebagai dasar dari semua batasan.

Pertama, senantiasalah ingat bahwa alasan kita menetapkan batasan adalah demi kebaikan si anak remaja-bukan karena kita mendapat kepuasan darinya, seperti yang mungkin dipikirkan sebagian remaja.

Sebagian orang dewasa membiarkan diri mereka melakukannya sebagai tindakan balas dendam atau dominasi dan secara impulsif mereka menciptakan aturan aturan yang tidak adil, bermaksud tidak baik yang hanya bertujuan untuk menghukum.

Ini gagasan yang sangat buruk. Orang tua yang baik akan menicptakan batasan batasan yang sungguh sungguh ia yakini adalah yang terbaik bagi semua orang dan akan merasa percaya diri mempertahankannya.

Jika Anda telah mempersiapkan diri dengan baik dan merasa yakin bahwa Anda melakukan hal yang benar, tuduhan anak remaja Anda bahwa Anda menetapkan batasan hanya karena Anda ingin bersikap jahat atau mendapatkan kepuasan sadistis tidak akan berdasar dan tidak seharusnya merisaukan Anda.

Kedua, walaupun aturan harus disesuaikan dengan usia, Anda harus memberikan sedikit keleluasaan. Pikirkan kedewasaan anak Anda dan catatan kasusnya, karena ini mungkin tidak cocok dengan harapan Anda terhadap dirinya.

Saat anak remaja Anda menuntut lebih banyak kebebasan, pikirkan juga prestasinya saat ini (baik atau buruk) selain juga apakah permintaannya itu bisa dibenarkan atau tidak.

Misalnya, seorang anak berumur lima belas tahun yang bersikap kurang ajar dan tidak bertanggung jawab dan selalu melanggar peraturan orang tuanya, tidak pantas diberikan jam malam hingga larut malam karena tidak ada dasar untuk mempercayainya.

Ia harus mengusahakan hak untuk keluar hingga larut malam itu secara bertahap. Hanya saat ia menunjukkan bahwa ia bisa bersikap bertanggung jawab, barulah ia akan mendapatkan kebebasan yang ia inginkan.

Secara umum seorang remaja yang menepati janjinya mengatur hidupnya dengan baik dan menghindari masalah bila diizinkan keluar rumah hingga larut malam seperti teman teman sebayanya, dengan berasumsi bahwa tujuan kepergiannya telah jelas dan Anda tahu di mana ia berada.

Batasan batasan harus mencerminkan tingkatan tanggung jawab yang telah diperlihatkan si remaja itu.

Ketiga, meluangkan waktu untuk mendiskusikan suatu situasi dengan anak remaja Anda dapat meredakan kemarahan terhadap batasan batasan yang ia pikir tidak masuk akal. Ini mungkin dapat meluaskan sudut pandangnya agar dapat memahami logika dan fakta di balik batasan batasan yang Anda berlakukan.

Bahkan sekalipun ia tidak dapat menerima penjelasan Anda, ia akan sadar bahwa ia sudah bertindak terlalu jauh. Mungkin ini sulit untuk dipercaya, tetapi pada akhirnya ia akan lelah berdebat setelah beberapa waktu dan menyerah.

Itulah sebabnya mengapa penting agar Anda mendengarkan dengan penuh perhatian, menunjukkan bahwa Anda memahami kekhawatiran mereka dan mempelajari kembali bukti bukti bersama para remaja sebelum membuat keputusan.

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s