Belajar Berenang ?

Entah disadari atau tidak oleh para petinggi negeri ini, hampir disemua aspek kehidupan, rakyat Indonesia terjebak pada belajar, bekerja ataupun bekeluarga sebagai “tujuan” hidup itu sendiri.

Hal tersebut tidak lepas dari konsep pendidikan yang terlalu mementingkan hasil tetapi mengabaikan proses pencapaian. Ibarat belajar berenang, siswa dituntut mengetahui teori berenang yang baik, ukuran kolam renang, istilah sulit dalam renang tetapi tidak peduli apakah siswa dapat berenang atau tidak.

Akibatnya hal hal yang seharusnya hanya pelengkap menjadi utama, yang sifatnya pilihan menjadi keharusan, yang hanya sekedar “alat” menjadi tujuan. Tidak usah heran jika sumber daya alam Indonesia terkuras habis, korupsi meraja lela, sementara SDM walaupun berlimpah, relatif tetap “bodoh”.

Lantas, apa yang dapat kita lakukan ? Kiranya apa yang dikatakan A’a Gym masih relevan untuk kita terapkan yaitu mulailah dari hal yang kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang.

Mulailah mengetahui hal apa yang sungguh sungguh kita inginkan (tetapkan sasaran) dan jadikan keinginan tsb. hanya sebagai alat untuk kita mengenal diri kita, mengenal keunikan diri kita, kemudian berlatihlah untuk jadi yang terbaik dibidang tsb.

Untuk menemukan cara yang paling tepat, manfaatkan buku, informasi via internet, pelatihan, seminar, rajin bertanya dan jika perlu mintalah bantuan profesional untuk menghilangkan hambatan emosional yang mungkin muncul akibat pengalaman buruk di masa lalu.

Jika belum menjadi yang terbaik, kemungkinan disebabkan oleh dua hal, kemungkinan pertama kita belum benar benar menginginkan hal tersebut, temukan minat kita yang sesungguhnya. Kemungkinan kedua, kita belum menemukan “cara” yang tepat untuk melakukannya, untuk itu bersikaplah sabar dengan terus mengambil hikmah dan mengubah cara. Ulangi terus sampai hasil diinginkan tercapai.

Setelah tercapai, biarkan bersyukur, kemudian naikkan target atau tetapkan keinginan keinginan yang baru, lalu tetapkan cara (baca : rencana, teknik/metode) dan mulai bertindak.

Ulangi siklus sabar untuk hal yang masih dapat diperbaiki atau ditingkatkan dan siklus ikhlas untuk hal yang berada di luar zona kendali atau yang sudah tidak mungkin diperbaiki.

Ingin cepat berubah ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

4 pemikiran pada “Belajar Berenang ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s