Kekeringan Vagina ?

Kami tidak mengalami kecocokan seksual,” kata Claudia tentang perkawinannya dengan Greg.

Mereka berusia 30-an dan telah menikah selama dua tahun serta memiliki seorang anak berusia satu tahun. “Greg menginginkan hubungan seksual setiap hari. Saat kami baru menikah, saya dapat memenuhinya. Dengan adanya tuntutan dari pekerjaan dan bayi, saya tidak dapat melakukan sesering itu setiap hari. Sekarang saya merasa tidak cukup lubrikasi sehingga seks tidak dapat dinikmati dan hal itu membuatnya marah juga.”

Greg berkata, “Claudia tidak pernah mood untuk seks. Setelah bayi kami lahir, ia mengeluh nyeri kepala dan lelah. Saya pikir ia frigid. Saya tidak dapat merangsangnya lagi.”

Claudia membalas sebutan “frigid” dengan sebutan “kekasih yang nafsu.” Sekresi vagina Claudia atau kekeringan vaginanya, menjadi masalah yang mengganggu dalam perkawinan mereka.

Jika tes medis tidak menunjukkan alasan fisik untuk kekeringan vagina yang dialami mereka, mereka masing masing menjadi lebih sering mengkritik.

Kekeringan vagina yang dialami Claudia jelas disebabkan oleh psikologis. Mereka mulai memperbaiki hubungan mereka dalam terapi dan situasinya menjadi lebih baik.

Sekarang komunikasi di antara mereka berdua menjadi lebih baik.

Sumber : Joel D. Block, Ph.D., Secrets of Better Sex, 1997.

Ingin lebih bergairah ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s