Niat Baik ?

Niat baik seseorang belum tentu difahami oleh keluarga dengan benar jika hal tersebut tidak dikomunikasikan.

Saya jadi teringat saat masih kuliah dan tinggal satu kontrakan dengan empat adik saya di Yogya, dimana kedua adik saya bertengkar dan saling mendiamkan satu sama lain cukup lama.

Saat di klarifikasi pada kedua belah pihak, rupanya sang kakak merasa tersinggung karena setiap kali membicarakan masalah, si adik membalasnya dengan pergi tidur, sebaliknya si adik juga merasa tersinggung, jika setiap kali membicarakan masalah, si kakak pergi keluar rumah.

Saat ditanyakan alasannya, ternyata alasan sang adik pergi tidur karena tidak ingin pertengkaran jadi makin hebat karena dirinya akan selalu menjawab jika merasa dirinya benar, sebaliknya alasan sang kakak selalu pergi keluar rumah (baca : nonton film) karena takut jadi makin emosi dan akhirnya memukul sang adik.

Namun setelah alasan masing masing pihak diketahui, Alhamdulillah, dikemudian hari keduanya bersedia duduk bersama untuk membicarakan masalah dengan rasa saling percaya dan manajemen diskusi yang lebih baik.

Analog dengan pengalaman tersebut, tidak ada salahnya saat kita sedang “bertengkar” (baca : berbeda pendapat) dengan pasangan ataupun Ananda tercinta, pastikan mereka tahu bahwa kita sedang menyayangi mereka, bukan sedang membenci !

Ingin cepat berubah ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s