Kultus Individu ?

17/03/2010

  

Heboh kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang penasihat spiritual terkenal di Indonesia berbuntut pada di laporkannya “Sang Guru” oleh salah seorang muridnya ke kepolisian.

Mulailah keganjilan keganjilan yang dirasakan murid lainnya selama ini terkuak satu persatu dan diduga adanya aktifitas pencucian otak yang dilakukan secara halus melalui lagu lagu pujian, ungkapan kasih sayang, serta pemujaan secara berlebihan kepada sang guru (baca : kultus individu).

Terlepas dari siapa yang akan keluar sebagai pemenang, adanya kebutuhan rasa “nyaman” yang berlebihan akibat gangguan kecemasan, dapat membuat seseorang jadi mudah percaya dan kehilangan daya kritis”nya pada seseorang yang dianggap bijak, kompeten dan mumpuni.

Sejauh kepercayaan yang Anda berikan tidak disalah-gunakan oleh sang “guru” tentu saja bermanfaat, namun jika disalah-gunakan, hal tersebut tidak saja berpotensi merugikan diri Anda bahkan dapat membahayakan diri Anda sendiri. Contoh : keyakinan agama Anda diubah, Anda dilibatkan dalam tindakan melawan hukum, Anda diminta meninggalkan keluarga, harta kekayaan Anda diambil, melakukan dosa syirik dsb.

Untuk itu pastikan kepercayaan yang Anda berikan tidak melampaui batas batas kewajaran seperti apakah ajaran yang diberikan tidak melampaui batas kesusilaan, tidak melanggar kemanusiaan / hak azasi manusia, tidak melawan hukum, tidak bertentangan dengan keyakinan agama dsb.

Kiranya hal inilah yang sudah jauh jauh hari disinyalir oleh Nabi Besar Muhammad SAW tentang adanya potensi penyimpangan akibat peng-kultus-an pemimpin, patuh/taqlid buta pada ulama, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan dsb. serta adanya larangan pemujaan foto, patung ataupun simbol simbol agama.

Ingin Cepat Berubah ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s