Bahasa Inggris ?

Tergelitik oleh iklan Double Eight, sebuah kursus bahasa Inggris yang berbunyi “Bukan Belajar, Tapi Bikin Berani Ngomong Inggris”.

Sepertinya tata bahasa iklan tersebut memang sengaja dibuat berantakan agar menarik perhatian pembaca dan terbukti saya ikut meliriknya.

Namun bukan tata bahasanya yang berhasil menarik perhatian saya, melainkan penggunaan kata “berani” dalam iklan tersebut seolah menggambarkan secara tepat “rasa takut” yang dirasakan para pembelajar bahasa pada umumnya.

Biasanya semakin tua usia seseorang saat memulai belajar bahasa, semakin besar hambatan pribadi yang timbul berupa “rasa takut” salah ucap ataupun dipermalukan oleh lawan bicara atau lingkungan, hal ini tentu saja menghambat kecepatan penguasaan suatu bahasa.

Rasa takut tersebut justru tidak muncul saat seorang bayi mulai pertama kali belajar bahasa “ibu” dimana pada tahap infantil tersebut tabula rasa takut belum terbentuk sempurna, disamping belajar bahasa “ibu” merupakan tahapan belajar yang paling menyenangkan karena disertai kasih sayang ayah-bunda yang penuh.

Jadi jika kita ingin bisa cepat menguasai suatu bahasa, lakukan dengan mental dan cara yang sama seperti saat kita masih bayi yaitu dimulai dari praktek dan diakhiri dengan praktek. Yang penting “bonek” dahulu, benar-salah urusan belakang.

Baru jika dikemudian hari kita ingin memperdalam kemampuan berbahasa ataupun meningkatkan kompetensi di bidang bahasa, dapat kita tingkatkan melalui kursus-kursus bersertifikat.

Ingin berubah berani ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian-percaya-diri/

Iklan

Penulis: Isywara Mahendratto

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Orang tua saya 46 tahun yang lalu, memberi nama saya dengan nama : Isywara Mahendratto. Saya tidak tahu alasannya mengapa orang tua saya memberi nama awal saya "Isywara", namun nama belakang "Mahendratto" merupakan perpaduan nama Ibunda tercinta Hj. MAI SUNDARI (Almarhumah) dan Ayahanda H. HENDRO PURWOTO, BA (Almarhum). Baru di kemudian hari setelah membaca dari kamus Sanksekerta saya menemukan kata "Icwara" berarti RAJA. Saya juga tidak tau alasannya, mengapa sewaktu saya masuk di Fakultas Farmasi, Universitas Gajah Mada tahun 1981, saya menulis cita cita saya adalah : PRESIDEN. Padahal alasan saya memilih Fakultas Farmasi pada waktu itu adalah menghindari pelajaran Bahasa Inggris dan malahan ketemu Bahasa Latin yang membuat saya hampir menyerah. Setelah berkali kali menjadi pecundang, bahkan setelah menikah dan bekerja, Alhamdulillah, melalui pencerahan SERVO, ALLAH SWT menunjukkan JALAN untuk BERUBAH yang dapat diaplikasikan baik untuk keperluan INDIVIDU, SISTEM di perusahaan maupun BERNEGARA. Saat ini saya merasa prihatin dengan SUMBER DAYA negeri tercinta INDONESIA yang sudah habis habisan dan barangkali kelak yang tersisa cuma SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) 225 jutaan. Namun untuk mengaktifkan secara luas POTENSI SDM yang masih tertidur harus dilakukan secara sistemik dan sayangnya saya tidak begitu suka terjun ke politik, walaupun sesuai dengan kompetensi yang saya miliki saat ini yaitu sebagai motivator perusahaan dan terapis individu bagi yang ingin BERUBAH. Saya tidak tau kenapa ALLAH SWT. memberikan saya jalan berliku liku mulai dari Apoteker Rumah Sakit Umum, Apoteker Asuransi Kesehatan, Sales Manajer Pabrik Alat Suntik, Fungsional Mutu di Superintending Company, Sales Manajer di Konsultan di perusahaan Konsultan Mutu, Konsultan Mutu sekaligus pendiri Konsultan Mutu Visi Global Indonesia. Barangkali waktu itu saya terlalu naif untuk memahami politik kantor sehingga bisa dikategorikan sebagai trouble maker he he he he ...... Klimaksnya saat sang Menteri, hirarki tertinggi di instansi tempat saya bekerja, tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan saya, saya memperoleh pencerahan "Ternyata, tidak setiap masalah dapat diselesaikan dengan hukum Sebab Akibat". Akhirnya saya minta untuk diberhentikan sebagai pegawai negeri. Karena tidak kunjung juga di berhentikan akhirnya Saya yang "memecat" instansi tersebut. Saat ini sebagai Motivator di perusahaan perusahaan dan terapis individu yang ingin berubah, walaupun background saya bukan sekolah motivator (sepertinya memang belum ada ya....). Saya juga tidak tahu kenapa ALLAH SWT. mempercayakan saya sebagai narasumber topik terapi, manajemen diri dan prestasi di Tivi TPI (Lintas Pagi Akhir Pekan), Trans7 (Asal Usul, Redaksi Pagi, Selamat Pagi), Metro TV (Back to Beck), Trans TV (Good Morning on the Weekend, Dorce Show), TVRI (Kopi Pagi), Majalah Good Housekeeping, Clara, Inspired Kids, Warta Bisnis, Pesona, Alia, Farmakosindo, Tarbawi, Tabloid Senior, Gaya Hidup Sehat, Info Kecantikan, Nakita, Harian Tempo, Kontan, Pikiran Rakyat, Jakarta, Berani dsb. serta Sebagai pembicara di berbagai radio seperti Radio Trijaya, Radio Delta FM, Radio Elshinta, Female Radio, Radio Prambors, Radio Hardrock Bandung, Smart FM, One Radio, Radio 68H, Radio Suara Metro, Radio ARH Global, Woman Radio, I Radio, Radio RRI Pro1 FM, RRI Pro 2 FM, RRI Pro 3 FM, RRI Pro 4 FM, Radio Ramako, Radio Star, Kis FM, Radio Bahana, Radio Pesona 103,8 FM dan Radio 104,2 MSTri FM dan di tahun 2005 pernah terpilih sebagai salah satu dari sembilan orang Guru Sukses, versi Majalah Warta Bisnis, edisi 41/III/Agustus 2005. Saya juga tidak tau mengapa berbagai perusahaan seperti Persatuan Pensiunan Telkom (P2Tel) Wilayah IV, PT. Batamindo Investment Cakrawala, PT. Unilever Indonesia, PT. Tripatra Engineering, PT. Telkom Indonesia, PT. NLT Gasket Mfg., PT. Subur Jaya, PT. Bumi Agung Perkasa Indah, PT. Info Indo Direktori, PT. Clarindotama Perdana, Apotik Roxy Group dll. mempercayakan pelatihan SIKAP dan PERILAKU karyawannya kepada Saya. Demikian pula saat sebelumnya sebagai Konsultan, Trainer dan Auditor Sistem Mutu di PT. Djakarta Lloyd (Persero), PT Sinar Rasa Kencana, PT. NLT Gasket Mfg., PT Bumi Agung Perkasa Indah, PT Pacific Dwiyasa Putra, PT Bayer CropScience, PT Bayer Indonesia Tbk., PT Indokonverta Indah, PT DIC Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., Telkom Divre II, PT Pabrik Cat & Tinta Pacific, PT Pacific Dwiyasa Putra, PT NLT Gasket Mfg., PT Inti Karya Persada Tehnik, PT Global Steel Indonesia, PT Bumi Agung Perkasa Indah, PT Chemco Harapan Nusantara, PT Bina Guna Kimia (FMC), PT Yamatogomu Indonesia, PT Phapros, PT Indravosta Management Consultants (QPD) sebagai EO, PT Heng Huat Industries Indonesia, PT Skifa Rajawali Indonesia, PT Topla Abadi Jaya, PT Topla Techno Jaya, PT Sumimagne Indonesia, PT Kertas Padalarang, PT Kertas Leces (Persero), PT Nutrifood Indonesia, PT Sucofindo, Prima Quality Services (PQS), PT Sucofindo-Tangerang Branch, PT Sucofindo Automotive Verification Unit. Jangan Percaya kecuali Ingin Percaya ! Wa'alaikumussalam Wr. Wb. Isywara Mahendratto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s