Takut Mati ?

10/08/2010

Bagi orang awam, takut mati dianggap berlebihan.

Apalagi kalau korban yang merasa takut mati, berusia masih muda, berbadan sehat dan berpendidikan tinggi pula.

Namun bagi seseorang pengidap fobia mati, hal tersebut benar benar sangat menganggu, bahkan tidak jarang mengakibatkan insomnia karena khawatir, saat kematian datang, dirinya tidak siap.

Hampir semua situasi yang berhubungan dengan kematian dapat membuatnya cemas seperti melihat bendera kuning, suara sirine, kain kafan, mobil ambulan, iring iringan mobil, orang membaca Yasin, dsb.

Ketakutan tersebut dapat disebabkan oleh pemahaman yang keliru tentang kematian seperti di takut takuti teman main saat kecil, komik bergambar mengenai hukuman di neraka, tayangan di TV tentang kematian atau ketidak siapan ybs. menyaksikan peristiwa kematian dimasa lalu seperti melihat jenasah yang sudah dikafani, menyaksikan orang yang sedang mengalami sakratul maut atau pernah mengalami peristiwa ekstrim yang membuat dirinya mengira akan mati seperti sakit keras, hampir mati tenggelam, menghirup asap beracun, kelelahan akut dsb.

Bahasa program “mati aku” ditambah sifat perasa korban, ataupun imajinasi liar tentang kematian seperti membayangkan jenasah yang baru dikubur tentu kesepian, merasa kedinginan, sulit bernafas di lubang sempit, sulit bergerak karena terlilit kafan dsb. dapat semakin memperkuat perasaan takut mati tsb.

Ingin Bebas Takut Mati ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

2 Responses to “Takut Mati ?”

  1. yudith Says:

    Saya blkgn ini merasakan prasaan takut mati yg awalnya saya terkena gastritis / asam lambung naik kmudian timbul rsa cemas berlebih dan ketakutan akan kematian, seolah sudah mau mati dan sering cemas . Kaki dan tangan terasa dingin spt yg disebutkan pda gejala panik. Apakah ini salah satu bentuk gangguan kejiwaan? Dan gangguan panik ? Mohon pencerahannya krna saya sudah sangat tidak nyaman dengan perasaan takut yg sll menghantui saya

    • Servo Clinic Says:

      Perasaan takut dan panik hanyalah gejala (symptom) bahwa Anda memiliki masalah kecemasan.

      Untuk ini dengan ataupun tanpa bantuan profesional, pemecahan masalah harus difokuskan pada menemukan penyebab kecemasan.

      Sebaiknya terapi !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s