Tidur dan IT Engineer ? #2

23/11/2010

Para penulis menemukan bahwa 56 persen dari peserta telah mengalami insomnia ringan (35 persen) atau berat (21 persen), dibandingkan dengan 23 persen di populasi umum.

Berbeda dengan apa yang telah ditunjukkan studi lain, insinyur yang lebih muda lebih mungkin insomnia daripada rekan-rekan mereka yang lebih tua. Dalam hal perbedaan gender, perempuan lebih banyak menderita insomnia ringan daripada laki-laki sedangkan laki-laki lebih banyak menderita insomnia parah daripada perempuan.

Kualitas hidup pada umumnya, serta kesehatan mental dan fisik pada khususnya, jauh lebih rendah pada subyek dengan insomnia dibandingkan peserta lainnya. Hubungan antara insomnia dan rendahnya kualitas hidup sangat kuat untuk kesehatan mental. Tidak ada perbedaan jender dari efek tidur yang buruk terhadap kualitas hidup.

Para penulis menyimpulkan: “Mengingat konsekuensi kesehatan yang serius dari insomnia pada insinyur perangkat lunak yang berisiko tinggi, program kesadaran yang cocok harus dikembangkan sebagai tindakan pencegahan yang terukur.

Penilaian tidur harus dimasukkan sebagai bagian dari rutinitas medical check-up sehingga manajemen masalah lebih mudah pada tahap awal.

Program manajemen Gaya Hidup yang meliputi kebersihan dan perawatan tidur harus dimasukkan sebagai komponen kebijakan di industri IT. ”

Sumber : http://sciencedaily.com/releases/101122093108.htm

Ingin bebas insomnia ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian-susah-tidur/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s