Takut Gagal ?

11/01/2011

Takut gagal adalah rasa cemas tidak dapat mencapai hasil sesuai dengan yang diinginkan, saat seseorang memulai suatu aktifitas.

Perasaan negatif tersebut dapat disebabkan oleh informasi yang keliru, ditakut takuti orang lain, baru pertama kali melakukan, pengalaman buruk sebelumnya dsb., sehingga menimbulkan prasangka buruk akan meraih hasil yang tidak sesuai dengan yang harapan dirinya ataupun lingkungan.

Walau awal mula timbulnya rasa takut gagal ini biasanya dimulai dari hal yang sepele seperti rasa khawatir orang tua yang berlebihan saat seorang anak memulai belajar sesuatu, ejekan lingkungan yang tidak serius, rasa tidak puas yang diekspresikan secara tidak sengaja, tuntutan yang tidak proporsional dengan usia, namun jika pola asuh yang negatif tersebut terus berlangsung, dikemudian hari dapat menjadi hambatan emosional yang serius bagi ybs.

Kombinasi keinginan bawah sadar seorang anak untuk selalu menyenangkan orang lain ditambah ketidak-berhasilan memenuhi harapan lingkungan (padahal merupakan suatu hal wajar jika seorang anak melewati proses “jatuh-bangun” dalam mempelajari sesuatu) menimbulkan rasa frustrasi yang selanjutnya dapat membuat dirinya enggan mencoba sesuatu yang baru karena takut gagal.

Padahal hanya dengan bertindak nyata, seseorang dapat memperluas zona kendali dirinya (baca : kemampuan dirinya) karena dapat merasakan secara persis apakah cara yang dipersiapkan / dipelajari sebelumnya telah sesuai dengan hasil yang ingin diraih.

Itu sebabnya, banyak motivator mensyaratkan, seseorang jika ingin berhasil, harus berani mencoba bahkan berani gagal dalam melakukan sesuatu.

Namun menyarankan seseorang untuk berani mencoba apalagi berani gagal pada orang yang takut gagal adalah hal yang naif karena justru disitulah letak persoalannya. Sama saja seperti menyuruh tidur orang yang mengalami insomnia.

Yang harus dilakukan pertama kali justru mencari penyebab mengapa seseorang merasa takut gagal atau takut mencoba karena bukankah rasa takut tersebut memang tidak kita kenal sebelumnya atau tidak kita bawa sejak lahir ?

Dan agar putra putri Anda diasuh tanpa rasa takut gagal dan takut mencoba, pastikan diri Anda terbebas dari hambatan pribadi seperti kebiasaan buruk ataupun gangguan kecemasan lainnya.

Ingin Berani Mencoba ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/gangguan-cemas/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s