Etika Berkomunikasi ?

Sebagai makhluk sosial, sudah sewajarnya kita berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain.

Hanya saja tidak semua orang memahami tata-cara dan etika berkomunikasi seperti tau apa yang boleh ditanyakan dan apa yang tidak, apakah waktu untuk berbicara tepat, bagaimana harus memulai suatu pertanyaan, bagaimana memahami arah pembicaraan lawan bicara dsb.

Begitu pula dengan lawan bicara, apakah sadar apa yang perlu di jawab dan yang tidak perlu dijawab, bagaimana menjawab suatu pertanyaan, bagaimana menolak untuk berbicara, bagaimana harus berargumen dsb.

Ketidak mampuan seseorang untuk melakukan salah satu atau beberapa hal di atas dapat membuat pesan jadi tidak sampai dan menimbulkan konflik yang tidak perlu. Untuk itu  sebelum sebuah pembicaraan dimulai :

  1. Kecuali didahului, pastikan Anda tidak memasuki wilayah pribadi orang lain seperti kehidupan perkawinan, besar penghasilan, orientasi seksual, hambatan emosional dsb. Atau jika Anda ingin mengetahui yang sifatnya sangat pribadi, mintalah ijin terlebih dahulu !
  2. Pastikan, apakah pembicaraan diinginkan. Jika lawan bicara tidak melihat mata Anda, menjawab pertanyaan sepotong sepotong, bahkan malah asyik dengan HP, komputer berarti ybs. sedang tidak ingin bicara. Mintalah waktu kapan Anda bisa berbicara !
  3. Sepakat untuk tidak sepakat. Yakinkan orang lain dengan pendapat terbaik yang Anda miliki dan jika tidak setuju dengan pendapat orang lain, sanggah dengan argumen terbaik pula dan jika tidak ada titik temu pastikan Anda sepakat untuk berbeda.
  4. Bicara hanya jika Anda siap. Katakan terus terang jika Anda sedang tidak ingin bicara dan cukup menjelaskan variabelnya tanpa harus menceritakan apa masalah Anda. Misal : Maaf saya lagi punya masalah pribadi, tapi saya tidak dapat menceritakannya pada Anda atau bagaimana jika kita bicara lain waktu karena saat ini saya sedang sibuk ?
  5. Fokus hanya pada topik yang sedang dibicarakan. Anda dapat mengabaikan pembicaraan yang tidak relevan dan meminta lawan bicara fokus hanya pada topik yang sedang dibahas, misal : mengabaikan pembicaraan yang mengungkit ungkit masa lalu, membicarakan kekurangan fisik, melecehkan latar belakang pendidikan, ekonomi dsb.
  6. Jadilah pendengar yang baik. Sebelum menjawab pertanyaan, pastikan Anda memahami arah dan maksud pertanyaan dan jika kurang jelas tanyakan apa maksudnya.

Ingin cepat berubah juga ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s