Mekanisme Relapse ?

Dinyatakan bersih dari kecanduan alkohol ataupun narkoba bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan baru merupakan awal yang baik untuk meraih kebebasan emosional berikutnya.

Selanjutnya, guna menghindarkan diri dari resiko relapse, yaitu fase kambuh dimana timbul dorongan bawah sadar untuk kembali menggunakan ataupun mengkonsumsi narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA), pastikan diri Anda mengambil sesi terapi berikutnya seperti hipnoterapi, NLP ataupun SERVO terapi.

Mengapa demikian ? Karena terapi detoks yang lazim dilakukan pada pengobatan NAPZA, baru merupakan terapi simptomatis atau hanya mengobati pada gejala kecanduannya saja (kecuali terapi lengkap) dan baru merupakan tahap awal dari suatu rangkaian perubahan sikap dan perilaku seseorang.

Secara sederhana mekanisme relapse dapat digambarkan sebagai berikut: Alasan bawah sadar seseorang menggunakan NAPZA salah satunya karena adanya kebutuhan zona nyaman yang tinggi akibat terpapar sumber stres atau cemas yang hebat.

Itu sebabnya, terapi detoks harus diikuti dengan terapi relapse yaitu mencari akar masalah yang menyebabkan seseorang menjadi gampang cemas atau stres, karena jika tidak ybs. kembali menjadi rentan terhadap sumber cemas atau stres dan cenderung kembali mencari tempat nyaman yang dikenal dirinya atau kembali menggunakan NAPZA.

Dengan demikian pencegahan penggunaan NAPZA tidak hanya pada menjauhkan ybs. dari sumber NAPZA, melainkan juga pada kemampuan mengendalikan dirinya.

Siapa yang sudah merasakannya ? Klik > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s