Hambatan dalam Perubahan ?

07/08/2014

Sering ditemukan, pada banyak kasus mengubah perilaku ataupun menghilangkan kebiasaan buruk, survivor memiliki kemauan berubah yang sangat besar.

Namun yang menjadi kendala, biasanya ybs. belum memiliki pengetahuan mengenai “cara” berubah yang mudah dan benar, dan keadaan tersebut dapat semakin diperburuk jika tidak didukung oleh lingkungan sekitar seperti orang-tua, saudara, teman ataupun guru yang suportif.

Hal ini tentu saja berpotensi menimbulkan rasa frustrasi akibat kegagalan yang berulang dan masalahnya hanya “itu itu saja”.

Dua pertanyaan yang lazim muncul dalam hati adalah “Apakah saya mungkin terbebas dari penderitaan ini ?” dan “Jika mungkin pulih, sampai kapan penderitaan ini akan berakhir ?”

Dalam sebuah proses perubahan perilaku, merupakan hal yang wajar, jika pada awalnya kita menolak keterlibatan orang lain seperti orang tua ataupun profesional dalam mengatasi masalah. Hal tersebut dikarenakan kita tidak ingin dinilai lemah atau rapuh oleh orang lain.

Namun pada saat bersamaan muncul kesadaran bahwa “ada yang salah dengan cara kita menangani persoalan, sehingga kegagalan terus berulang”.

Bagaimana jika dengan meminta bantuan orang lain ataupun profesional, kita justru memiliki sudut pandang lain yang lebih baik dalam mengatasi persoalan atau paling tidak kita tidak dianggap “musuh” oleh orang-orang disekitar kita ?

Ingin mudah berubah ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s