Robin Williams, Bipolar ?

13/08/2014

Robin Williams, komedian sekaligus aktor terkenal, dikabarkan meninggal bunuh diri pada Senin, 11 Agustus akibat menderita depresi.

Sebagai seorang pengidap bipolar, diduga ybs. senantiasa berada pada dua kutub emosi yang ekstrim, sehingga berpotensi menimbulkan rasa senang atau rasa sedih yang sangat dalam, tergantung dari ada tidaknya sumber nyaman atau mengalami rasa tegang atau rasa lemas yang luar biasa, tergantung dari ada tidaknya sumber stress.

Apakah tuntutan sosial seorang publik figur dan tuntutan peran sebagai seorang aktor, berkontribusi nyata dalam memperparah gangguan bipolar yang diidapnya ? Kiranya masih perlu diteliti lebih lanjut.

Bukankah sebagai seorang publik figur ybs. senantiasa dituntut untuk tampil sempurna sesuai harapan para penggemarnya ?

Disisi lain, sebagai seorang aktor ybs. senantiasa dituntut untuk terlibat secara total (berasosiasi) atas peran yang sedang dimainkan ?

Untuk ini menjadi penting, bagi seorang aktor memiliki keterampilan untuk melakukan keterlibatan emosi (asosiasi) saat menjadi seorang aktor, sekaligus membebaskan diri dari keterlibatan emosi (dissosiasi) saat kembali menjadi orang biasa (baca : kembali ke jati-dirinya).

Ingin bebas bipolar ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s