Batasan Pribadi Normal?

Pernahkah waktu diri kita sedang mengalami tekanan atau stress, terlintas sebuah pertanyaan, apakah saya masih normal, apakah saya akan menjadi gila, apakah saya sudah gila dan jika saya gila apakah saya bisa sembuh dsb.?

Belum lagi saat kita dibingungkan dengan label-label diri seperti bipolar disorder yaitu kondisi kejiwaan yang menggambarkan adanya gangguan mood atau perubahaan suasana hati yang cepat dari satu ekstrim ke ekstrim lainnya, tidak menentu dan tidak diinginkan ataupun schizophrenia yaitu kondisi kejiwaan yang menggambarkan adanya gangguan pola pikir atau kekacauan pikiran, proses kognitif, perasaan, persepsi, perilaku seseorang.

Cara paling mudah dan cepat untuk meyakinkan diri sendiri bahwa diri kita adalah normal adalah saat kita masih bisa mengajukan semua pertanyaan di atas, saat kita masih bisa berpikir bahwa diri kita ‘sakit’, saat kita memutuskan untuk meminta bantuan profesional, hal tersebut menandakan bahwa diri kita normal karena masih memiliki ‘kesadaran’ penuh akan diri sendiri.

Meskipun kita ‘divonis’ mengalami gangguan bipolar ataupun schizophrenia oleh artikel ataupun pendapat orang lain, sejauh kita masih memiliki ‘kesadaran’ penuh akan diri sendiri, sejauh masih bisa memahami tulisan ini, maka hal tersebut hanyalah gejala kalau kita sedang mengalami kecemasan kronis, bukan bipolar apalagi shizophrenia.

Jadi sebelum Anda percaya bahwa diri Anda tidak normal, pengidap gangguan bipolar apalagi schizophrenia, pastikan lebih dahulu bahwa diri Anda telah terbebas dari luka batin atau trauma psikis di masa lalu.

Ingin bebas gangguan kecemasan? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s