Membuat Keputusan yang Buruk?

Dalam hidup, tidak ada yang lebih merugikan daripada saat seseorang pertama kali memilih lari dari masalah sebagai solusi masalah dirinya.

Adapun jenis keputusan buruk tersebut bisa berupa bergabung dengan kelompok pecundang, coba coba merokok, minum alkohol, mencoba narkoba, kebut kebutan, bolos pelajaran atau sekolah, mulai tidak jujur pada orang tua, meninggalkan kebiasaan ibadah dsb.

Padahal dengan menghindar untuk menghadapinya, seseorang mengalami kerugian dua kali yaitu semakin jauh dari tujuan awal hidupnya dan semakin tidak terlatih untuk menyelesaikan ujian hidupnya, padahal hanya dengan ujian hidup Allah SWT sedang menyempurnakan potensi diri kita menjadi sebuah karya nyata.

Disisi lain, perasaan tidak memiliki kendali atas diri sendiri juga semakin meningkat dan mudah terombang ambing oleh lingkungan sekitar dan yang lebih buruk lagi kita terjebak pada persoalan persoalan yang tidak penting.

Tidak mengherankan sekalipun kita masih memiliki keberuntungan lain seperti orang tua yang peduli, tubuh yang sehat dan lengkap, kesempatan bersekolah, kehidupan ekonomi yang layak dsb. tidak bisa kita nikmati dan tidak kita manfaatkan sebaik baiknya untuk mempersiapkan masa depan kita.

Sebaliknya, saat kesadaran diri kembali hadir, keputusan untuk menyesali atau menyalahkan diri juga bukan merupakan keputusan yang tepat karena dapat membuat diri kita “lumpuh”.

Bagaimana jika dengan atau tanpa bantuan profesional, keputusan Anda untuk berani menghadapi persoalan hidup sesulit apapun dapat menolong hidup Anda?

Kalaupun Anda belum menjadi konglomerat yang kaya raya, paling tidak Anda tumbuh menjadi pribadi yang produktif dan bahagia.

Ingin menjadi pribadi yang produktif dan bahagia? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s