Kepedulian yang Melumpuhkan?

Pernahkah kita merasa sangat kesal kepada pasangan, saudara ataupun anak karena merasa kepedulian atau maksud baik kita tidak didengar, apalagi mengucapkan terima kasih.

Memang betul ada tipe tipe pribadi yang mau membuka diri terhadap masukan orang lain, mau belajar dari pengalaman orang lain bahkan meminta saran meskipun dirinya telah memiliki jawabannya sendiri.

Namun berharap semua orang sama seperti diri kita yang peduli terhadap orang lain atau paling tidak mau mendengarkan masukan dari orang lain merupakan sebuah keinginan yang berlebihan dan kalaupun ada orang seperti itu, tidak lebih dari sebuah keberuntungan.

Jauh lebih pasti jika kita belajar tentang bagaimana cara menyampaikan pesan yang baik, memilih kata yang menarik, cara pengucapan/artikulasi yang jelas, waktu penyampaian yang tepat dsb. dari pada memaksakan ide sekalipun mengatas-namakan kepedulian atau rasa sayang.

Padahal kepedulian dengan cara dan “timing” yang tidak tepat justru menyusahkan diri sendiri dan membuat penggunaan pikiran, tenaga, waktu dan biaya menjadi relatif sia sia, belum lagi jika kita malah menghukum diri sendiri sebagai orang tua yang gagal atau pasangan yang tidak becus.

Bukankah setiap orang oleh Allah SWT sudah dibekali kemampuan ‘beradaptasi’ yaitu kemampuan seseorang untuk berinteraksi secara tepat dan efektif serta menyeluruh terhadap realitas lingkungannya, berinteraksi dengan orang lain, dan berkomunikasi dengan orang lain?

Jadi kalaupun kita memilih menjadi pribadi yang peduli pada orang yang kita cintai, pastikan diri kita memberi cukup ruang untuk mereka belajar mengatasi masalah mereka sendiri, selalu hadir saat dibutuhkan, memberikan saran hanya jika diminta, siap menjawab jika ditanya, selalu mendoakan yang terbaik, menjadi sumber inspirasi atau keteladanan yang baik dan kalaupun memberikan saran, pastikan sifatnya hanya berupa pilihan.

Ingin peduli yang efektif? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s