Sindrom Martir?

Apakah Anda memiliki perilaku suka menolong orang lain secara berlebihan, bahkan sampai mengabaikan diri sendiri atau mengurangi hak keluarga Anda?

Jika ya, kemungkinan Anda sedang mengalami yang disebut sebagai sindrom martir.

Sindrom martir adalah perilaku yang menjadikan pengorbanan atau penderitaan sebagai tujuan sehingga dirinya merasa puas atau berharga saat berhasil menolong orang lain, sekalipun harus merugikan kepentingan sendiri atau keluarga.

Perilaku ini merupakan salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri seseorang.

Sejauh perbuatan baik yang dilakukan memang diinginkan sendiri dan tidak sampai “merusak” dirinya sendiri / keluarga, maka hal tersebut masih dapat dikatakan sebagai perilaku yang sehat.

Namun jika hal tersebut dilakukan secara terpaksa (karena takut dinilai buruk oleh orang lain), ataupun ybs. merasa tidak bisa lagi mengendalikan dorongan berkorban (uncontrolled), baru dapat dianggap sebagai gangguan psikis (neurotik).

Ingin bebas cemas ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Pokemon Go ?

Korban game Pokemon Go mulai banyak berjatuhan.

Mulai dari kakak asal Florida yang membunuh adiknya karena mengira data Pokemon Go nya di hapus, jatuhnya dua pria dari tebing di San Diego, ditusuk orang tidak dikenal saat mencari monster Pokemon di Oregon, korban perampokan di Australia, menabrak pohon karena mencari monster sambil mengemudi di New York dsb.

Lalu kenapa Pokemon Go dapat membuat seseorang menjadi kecanduan bahkan berpotensi menimbulkan korban ?

Harus diakui, sebagai sebuah game Pokemon Go merupakan game yang sangat menarik karena tidak hanya melibatkan aktifitas kognitif melainkan juga afektif bahkan motorik sehingga menimbulkan sensasi nyaman yang sangat dalam.

Akibatnya, si pemain menjadi semakin fokus dan secara berangsur angsur mulai terputus dari dunia nyata sehingga mengira dirinya sedang berada di lingkungan yang terkendali.

Padahal dengan adanya aktifitas luar ruangan (outdoor) pada saat berburu monster Pokemon berarti pula meningkatkan resiko keamanan dan keselamatan bagi dirinya.

Disisi lain, mirip seperti orang yang sedang terhipnotis, maka pemain game tsb. menjadi rentan dipengaruhi oleh nilai nilai yang tersembunyi dalam game, jika ada ataupun oleh sugesti pihak lain.

Ingin bebas kecanduan game ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Kebiasaan Merokok ?

Jika manfaat rokok ditanyakan kepada perokok pemula, biasanya hal tersebut dihubungkan dengan sebagai sarana pergaulan, perasaan diterima dikelompoknya dsb.

Bahkan pada perokok kronis hal tersebut biasanya dihubungkan dengan kemampuan berfikir, konsentrasi, ide, kreatifitas, perasaan nyaman, tenang, terkendali dsb.

Sebaliknya jika yang ditanyakan mengenai kerugiannya, umumnya mereka sepakat bahwa hal tersebut tidak baik bagi kesehatan tubuh dan “kantong” mereka.

Meskipun sudah banyak laporan penelitian ataupun tulisan mengenai zat zat berbahaya yang terkandung dalam rokok, lalu kenapa hal tersebut tidak serta merta membuat perokok untuk berhenti ?

Menurut SERVO Clinic, peran “sugesti” dalam sebuah aktifitas merokok sangatlah dominan, apalagi keputusan untuk merokok, biasanya diawali tanpa logika, seperti iseng, cuma ikut-ikutan, biar gaul dsb. dan berubah menjadi kebiasaan saat dijadikan sarana untuk melarikan diri dari persoalan kehidupan.

Jadi jika Anda ingin berhenti merokok, fokuslah pada keterampilan mengelola stressnya, bukan pada merokoknya.

Ingin berhenti merokok ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/