Kecerdasan Emosional (EQ) ?

Sewaktu memasuki sebuah restoran cepat saji, kami disambut oleh “teriakan” pramusaji :”Selamat Malam, Pak. Apa yang dapat saya bantu ?”

Secara prosedur, tidak ada yang salah dengan sapaan tadi, akan tetapi sebagai konsumen saya merasa terganggu dengan volume suaranya yang sangat keras dan terkesan “tidak sopan”.

Tentu saja tujuan penyambutan menjadi “tidak tercapai” dan kontraproduktif. Mengapa hal tersebut dapat terjadi ?

Hal tersebut disebabkan oleh ketidak mampuan pramusaji menterjemahkan maksud dan tujuan mengapa sapaan dilakukan, sehingga pelaksanaan sapaan hanya sebatas memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Disinilah kecerdasan emosional (EQ) karyawan menjadi sangat menentukan.

Bisa jadi senyuman tulus dan bahasa tubuh siap menolong jauh lebih berarti dan membuat “pesan” kepedulian sampai dipersepsi pelanggan.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s