Bantuan Ahli ?

Apakah Anda hampir frustasi dengan upaya mengatasi masalah emosi / psikis Anda yang berkali kali gagal ?

Apakah Anda mulai merasa lelah dan hampir putus asa karenanya ?

Langkah pertama : Bicarakan problem Anda ke pihak keluarga. Katakan pada mereka bahwa Andapun ingin berubah dengan segera, hanya saja belum menemukan “cara”nya.

Langkah kedua : Katakan pada mereka bahwa Anda bersedia mengikuti sesi terapi / konsultasi yang pihak keluarga rekomendasikan. Tujuannya agar jika menurut terapis / konsultan dibutuhkan kerja sama mereka, mereka juga bersedia menerima saran, karena bisa jadi mereka juga menjadi penyebab masalah Anda.

Langkah ketiga : Tanyakan “semua” yang ingin Anda ketahui sebelum memutuskan mengikuti terapi seperti metode terapi, lama terapi, jaminan kerahasiaan, dampak terhadap keyakinan, biaya terapi, “success story” terapis / konsultan dsb.

Langkah ke empat : Ijinkan diri Anda “bekerja sama” dengan terapis / konsultan karena keterbukaan Anda mempercepat ditemukannya akar masalah Anda.

Langkah ke lima : Beri batas waktu terapi misal lebih dari 4 / 5 kali sesi terapi tidak membawa hasil, ganti terapis / konsultan Anda. Ulangi sampai menemukan terapi / konsultan yang tepat.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

6 pemikiran pada “Bantuan Ahli ?

  1. Bagaimana menghadapi rasa putus asa karena suatu kegagalan yang dihadapi setelah melihat mimpi yang diinginkan tidak seperti kenyataan.

    • Bung Ardi ….

      Dalam perjalanan hidup manusia, sejatinya hanya dikenal satu kali “gagal” yaitu saat kita “putus asa”.

      Diluar dari itu adalah cara Allah Swt. menyempurnakan manusia. Lihat artikel berikut : Sabar dan Ikhlas.

  2. Saya sangat tertarik dengan berbagai artikel yang Bapak tampilkan disini dan saya sangat mengagumi orang yang memiliki profesi seperti Bapak !

    Saya seorang mahasiswa yang dulunya memiliki berbagai masalah pribadi dalam hidup, baik cara bersikap, dalam pergaulan, dll.

    Saat saya mulai memasuki perguruan tinggi, plus saya melanjutkan study di luar daerah yang jauh dari bimbingan orang tua, saat itu berbagai gambaran kesalahan dalam hidup saya mulai saya sadari bersikap dalam pergaulan dan berbagai hal yang membuat saya merasa terpuruk menjadi seorang diri saya sendiri dimasa lalu.

    Tahap demi tahap saya mencoba berbagai pembelajaran secara mandiri menghadapi berbagai masalah yang saya alami, memanage diri, mengisi diri dengan hal yang bermanfaat, dan selebihnya menjadi seorang yang mandiri dengan berbagai kemampuan maupun kekurangan saya.

    Dalam hal ini saya hanya ingin berubah, jauh dari masa lalu saya, yang sangat kontradiktif dengan pribadi saya saat ini, tau dapat dikatakan saya ingin berevolusi menjadi seorang pribadi!

    Namun dilain hal, ada kendala yang saya hadapi :

    1. Perlakuan public/teman2, yang dulu mengenal saya dengan gambaran pribadi saya yang dulu, tidak terima dengan perubahan saya, ujung2nya saya dikatakan sombong dalam bersikap/bergaul. Saya sudah bersikap apa adanya, dengan pengalaman/kebiasaan saya menjadi seorang saat ini, menjadi seorang pribadi yang baik.

    2. Dilain waktu saya merasa mengalami sebuah tekanan dari intervensi bayangan kesalahan masa lalu. Saat demikian, saya merasa sedikit merasa berubah seperti dulu atau membenci pribadi saya, malu, paranoid, kawatir maupun berbagai emosi2 yang bersifat antagonis !

    Menurut Bapak apa solusi yang tepat menghadapi hal yang saya alami/terutama yang ke-2 ? Apakah ini termasuk trauma, pobia atau masalah psikis lainya ? dan apakah ada ruang interaktif yang lebih personal untuk meminta solusi dari Bapak ?

    “Sebelumnya big Thanx untuk solusi dari Bapak”

    • Bung Wayan yang Ingin Berubah !

      Langkah Anda sudah benar karena yang paling mungkin kita ubah adalah diri sendiri karena termasuk dalam zona kendali kita.

      Sedang pikiran orang lain siapapun dia (sahabat, orang tua, atasan dsb.) termasuk diluar zona kendali kita dan ini merupakan jawaban atas pertanyaan No. 1 dan 2. Lihat artikel berikut : Zona Kendali.

      Namun jika upaya untuk berubah tetap sulit, fikirkan kemungkinan untuk mencari bantuan profesional. Biasanya hal tersebut disebabkan oleh adanya emosi negatif kita yang “terkunci” pada peristiwa traumatis sehingga kita selalu kembali kemasa lalu (regresi).

  3. Wah, besar terima kasih atas saran dari Bapak.

    Tentang terapi yang Bapak tawarkan, saya sendiri sangat tertarik namun sayang saya berada diluar diluar daerah (Yogyakarta) klinik Bapak.

    Apakah Bapak mempunyai jaringan disekitar atau mungkin yang terdekat dengan daerah saya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s