Loyalitas !

Kenikmatan terbesar sekaligus ketidak enakan dalam kepemimpinan adalah yang berhubungan dengan loyalitas ataupun disloyalitas.

Luka paling mendalam yang dialami Caesar tentu saja akibat dia melihat sendiri, bukan sekedar merasakan tindakan Brutus.

Loyalitas ada jika Anda mengupayakan dan memperlihatkan bahwa Anda memang benar benar demikian.

Individu yuang menerima loyalitas adalah mereka yang memberikan loyalitasnya, yang menghargai pandangan, persoalan, harapan dan ambisi kolega atau sahabatnya.

Merekalah individu yang mau memberikan dan berbagi penghargaan secara bebas dan menangggung kesalahan secara bertanggung jawab.

Mereka secara tulus dan murni menaruh perhatian pada kesejahteraan para pengikutnya dan menghadapi mereka secara terbuka jujur dan adil. Pemimpin semacam inilah yang senantiasa membina orang orangnya.

Paling tidak itulah yang perlu Anda lakukan agar mendapat kan loyalitas. Dan yang paling penting, Anda harus melakukannya dalam kondisi apapun.

Anda akan kecewa manakala loyalitas yang Anda terima tak seperti yang Anda harapkan. Dan inilah mungkin yang menyebabkan mengapa banyak orang lebih suka mengeluhkan tentang tipisnya loyalitas ketimbang mengupayakannya.

Loyalitas bisa dimiliki, tapi harus dicari-Anda harus memutuskan sendiri, apakah itu Anda anggap sebanding dengan harga yang Anda bayarkan.

Sumber : Prinsip Eureka, Colin Turner.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s