Model Kekerasan ?

Pada saat yang sama, orang tua memberikan contoh keagresifan yang begitu nyata-dan kejam-kepada anak anak ini, model yang akan dibawa anak anak mereka ke sekolah dan ke tempat bermain, yang akan dianut sepanjang hidup mereka.

Orang tua tersebut belum tentu berjiwa kasar atau tidak menginginkan yang terbaik bagi anak anaknya; tetapi tampaknya mereka cuma mengulangi gaya mendidik anak yang dicontohkan oleh orang tuanya.

Pada model kekerasan ini, anak anak dididik dengan pola yang membingungkan, bila suasana hati orang tua mereka sedang jelek, mereka akan dihukum berat; bila orang tua mereka sedang bersenang mereka dapat lolos dari hukuman. Dengan demikian, hukuman muncul bukan karena perbuatan anak, melainkan menurut bagaimana perasaan orang tua.

Ini cara untuk memiliki perasaan tidak berharga dan tidak berdaya dan untuk memiliki perasaan terancam di mana pun seseorang berada dan dapat menghancurkannya setiap saat. Bila kita menyoroti kehidupan rumah tangga yang melahirkan perasaan ini, sikap anak anak yang pemberontak dan bandel terhadap dunia ini agak masuk akal, meskipun tetap menyedihkan.

Yang mengecilkan hati adalah betapa dininya pelajaran pelajaran yang mematahkan semangat ini mereka pelajari dan betapa besarnya kerugiannya bagi kehidupan emosional seorang anak di kemudian hari.

Sumber : Kecerdasan Emosional, Daniel Goleman, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s