Periode Kritis ?

Memang masuk akal bila setiap keterampilan utama kecerdasan emosional itu mempunyai periode kritis yang berlangsung selama beberapa tahun dalam masa kanak kanak.

Setiap periode merupakan kesempatan terbuka untuk membantu anak memulai kebiasaan emosional yang bermanfaat atau bila terlewatkan akan menyebabkan kesulitan dalam memberikan pelajaran yang bersifat korektif dalam hidupnya nanti.

Pembentukan dan pemangkasan besar besaran sirkuit saraf pada masa kanak kanak barangkali merupakan alasan kuat mengapa trauma dan kesulitan emosional awal berpengaruh begitu dalam dan luas dalam masa dewasa. Mungkin ini juga menjelaskan mengapa psikoterapi seringkali bisa sangat memerlukan waktu untuk mempengaruhi beberapa pola ini-dan mengapa, seperti telah kita lihat, bahkan setelah terapi, pola pola ini cenderung menetap sebagai kecenderungan yang kuat, meskipun ada lapisan tambahan pemahaman baru dan tanggapan yang dipelajari kembali.

Yang jelas, otak tetap dapat dibentuk bentuk sepanjang hidup. Semua pelajaran menyiratkan adanya perubahan dalam otak, suatu penguatan sambungan sinaps. Perubahan perubahan otak pada pasien dengan gangguan obsesif kompulsif memperlihatkan bahwa kebiasaan emosional dapat dibentuk seumur hidup dengan usaha terus menerus tertentu, bahkan pada tingkat persarafan.

Apa yang terjadi dengan otak dalam PTSD (atau terapi dalam hal ini) merupakan analog dari pengaruh yang dibawa oleh setiap pengalaman emosional hebat atau yang diulang ulang, yang entah menjadi lebih baik atau lebih buruk. Beberapa di antara pelajaran paling mencolok semacam itu berasal dari orang tua kepada anak.

Ada kebiasaan emosional yang amat berbeda yang ditanamkan orang tua. Di satu pihak ada orang tua yang tanggapannya mencerminkan bahwa kebutuhan emosional bayi diakui dan dipenuhi atau yang pendidikannya memasukkan unsur empati. Dipihak lain ada orang tua yang sibuk sendiri dan mengabaikan kesulitaan yang dialami anak atau yang mendidik dengan cara sewenang wenang dengan teriakan dan pukulan. Dalam arti tertentu, sebagian besar psikoterapi merupakan latihan penyembuhan bagi sesuatu yang menyimpang atau sama sekali terlewatkan pada awal kehidupan.

Tetapi, mengapa tidak sejak semula kita melakukan apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah kebutuhan itu dengan memberi anak anak kita pendidikan dan asuhan yang memupuk keterampilan emosional yang paling penting ?

Sumber : Kecerdasan Emosional, Daniel Goleman, 1996.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat

Catatan : Saat ini, dengan keinginan berubah yang kuat dan metode S.E.R.V.O® hal tersebut dapat diubah dengan “mudah”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s