Pengalaman Dikritik ?

Para remaja yang merasa bahwa mereka tidak diterima di mana mana sebagai akibat terlalu sering dikritik dan ditolak mungkin menanggapi dengan beberapa cara yang berbeda.

Dibalik topeng sikap acuh tak acuh mereka, mereka sangat sedih dan negatif mengenai diri mereka. Mereka benar benar tidak percaya bahwa kehidupan bisa berbeda.

Aku tidak pantas untuk bahagia, pikir mereka dan tanpa harapan mereka tidak memperlihatkan keinginan untuk berubah. Sikap pesimis mereka membuat mereka tidak dapat menetapkan tujuan yang realistis dan mencari tantangan yang sehat.

Banyak dari antara remaja remaja ini memberontak dengan marahnya pada dunia. Mereka mencurahkan seluruh enerji mereka untuk menutup tutupi ketidak mampuan mereka, memprotes dorongan orang tua dan mencari cari jalan pintas (seperti mengkonsumsi alkohol, menggunakan obat obatan, terlarang, melanggar peraturan, bolos sekolah, melakukan seks bebas dan berlaku agresif) untuk membuat diri mereka merasa lebih baik.

Remaja lain menarik diri dari masyarakat yang telah menimbulkan penderitaan sedemikian rupa dan mengasingkan diri. Mereka takut untuk berhubungan dengan orang lain karena takut ditolak, jadi mereka berusaha untuk menonjolkan diri sebisa mungkin.

Mereka juga mungkin beralih pada alkohol dan narkoba, mungkin bersikap ramah terhadap orang orang yang mau menoleransi mereka atau mungkin beralih pada seks bebas sebagai cara untuk memperoleh penerimaan.

Intinya adalah apapun jalan yang mereka tempuh, anak anak remaja yang ditolak ini berada dalam masalah besar.

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s