Keinginan ?

Mungkin kita pernah mendengar bahwa memiliki “keinginan” adalah berbahaya.

Adapula yang mengaitkannya dengan agama bahwa memiliki “keinginan” berarti mendekatkan diri pada dosa dan sebagai upaya mendekatkan diri pada sang Pencipta adalah dengan menjalani hidup miskin, lusuh dan menderita.

Namun hal tersebut menjadi paradoks dengan perintah berzakat yang artinya seseorang yang memberi yang tangannya di atas lebih baik (baca : lebih kaya) dari orang yang menerima yang tangannya di bawah. Belum lagi ada perintah berhaji yang merupakan simbol bahwa seseorang harus menjadi “mampu” jika ingin berhaji.

Artinya, tidak ada keinginan yang “salah” sejauh keinginan tersebut hanya menjadi “alat” untuk kita mengenal diri sendiri dan bersyukur pada sang Pencipta dan baru menjadi “dosa” saat keinginan tersebut berubah menjadi “tujuan” misal berzakat agar dilihat dan berhaji agar dipuji.

Justru dengan menjadikan keinginan sebagai “alat” untuk mengenal jati diri dan bertumbuh, berpotensi meningkatkan keahlian / kompetensi seseorang, meningkatkan pengaruh seseorang dan selanjutnya meningkatkan derajat seseorang sebagaimana maksud penciptaan manusia yaitu menjadi “khalifah” di muka bumi.

Dengan demikian kita tidak akan lagi menjauhi kekuasaan, menjauhi kekayaan, menjauhi ilmu sejauh sebagai “alat” untuk menolong orang orang yang lemah, yang miskin, yang bodoh dan tidak lagi mau menyerahkan kekayaan alam dan kekuasaan pada orang orang yang hina, serakah dan opportunis (baca : koruptor !).

Punya keinginan ? Siapa takut !

Ingin cepat berubah ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s