Ringan Tangan ?

Semarah apapun seseorang terhadap pasangannya tidak dapat dijadikan pembenaran untuk dirinya melakukan kekerasan fisik.

Bisa jadi ybs. kehabisan cara untuk menyampaikan pesan, namun melakukan kekerasan fisik agar “pesan” sampai, merupakan pelanggaran wilayah paling asasi, apalagi saat ini telah dilindungi oleh Undang Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Terlepas dari ada tidaknya Undang Undang tersebut, jalan berfikir seseorang siapapun dia, termasuk sesuatu yang berada di luar zona kendali seseorang. Bisa saja seorang mengikat kaki/tangan, memenjarakan fisik pasangannya, namun sehebat apapun jeratannya tidak akan pernah mampu mengikat ataupun memenjarakan pikiran pasangannya.

Justru tindakan kekerasan dalam rumah tangga, berpotensi meningkatkan derajat kegentingan situasi keluarga dari yang semula cuma “gangguan komunikasi” menjadi “kegagalan komunikasi” dan dengan melakukan KDRT, seseorang menunjukkan dirinya “bermasalah” karena tidak mampu mengendalikan diri sendiri sehingga merasa perlu menyakiti pihak lain secara fisik.

Sebelum menyalahkan pasangan Anda, pastikan diri Anda tidak memiliki gangguan kecemasan, karena ketidak mampuan Anda mengontrol diri merupakan tanda Anda juga bermasalah.

Ingin cepat berubah ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s