Marah pada Mertua ?

04/10/2012

DISCLAIMER : Kisah nyata berikut ini tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi yang dicapai akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat individu, tergantung dari kesediaan klien untuk berubah dan seberapa cepat akar masalah ditemukan !

Datang ke Servo Clinic seorang pengusaha dengan keluhan malas, depresi, sulit bergaul dan sulit tersenyum.

Keluhan ini mulai dirasa mengganggu sejak terjadi konflik hebat dengan pihak mertua akibat masalah bisnis.  Yang bersangkutan merasa kewenangan dan kewibawaannya sebagai pemimpin perusahaan menjadi “lumpuh” akibat terlalu banyaknya campur tangan pihak mertua yang juga memiliki beberapa perusahaan ditempat lain dan saudara istri yang juga bekerja di perusahaan tersebut.

Walaupun istri mendukung penuh terhadap apapun keputusan yang diambil suami, namun ybs. sulit bersikap tegas karena tidak ingin melukai perasaan sang istri sebab adanya resiko rusaknya hubungan sang istri dengan orang-tua dan keluarganya.

Akibatnya tanpa disadari ybs., malah menarik diri dan mengubah jati-dirinya dari seseorang yang pada awalnya penuh percaya diri menjadi pribadi yang kikuk, takut, grogi, minder, tidak tegas, mudah emosi dsb.

Pada waktu dilakukan penelusuran ulang terhadap masa lalunya, ditemukan telah terjadi pengulangan pola terhadap perasaan dizalimi, dimanfaatkan persis seperti yang dulu dialami sang ibu dari pihak keluarganya, sehingga membuat dirinya merasa tidak berdaya.

Disimpulkan bahwa telah terjadi proses identifikasi antara persoalan bisnis yang sedang dihadapi dirinya, dengan meniru bagaimana cara orang yang dihormatinya (baca : ibunya) mengatasi persoalan. Meskipun sebagai sebuah mekanisme pertahanan diri, “identifikasi” dapat mereduksi kecemasan, namun sebagai makhluk independen, dapat menyebabkan fungsi dirinya menjadi lumpuh.

Setelah dilakukan pemetaan ulang terhadap masalah, berikut resiko yang harus ditanggung, hanya dengan sedikit mengubah cara pandang akhirnya ybs. dapat pulang dengan perasaan yang lega dan “melihat” bahwa gentong pundi2nya justru sedang diisi oleh pihak mertuanya.

Ingin bebas marah ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/gampang-marah/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s