Bipolar Tidak Bisa Sembuh?

Tidak ada hal yang lebih menyakitkan saat membaca atau mendengar vonis bahwa pengidap bipolar tidak mungkin sembuh, apalagi hal tersebut dikatakan langsung oleh seorang profesional.

Sama menyebalkan saat membaca atau mendengar pernyataan bahwa sifat buruk seseorang seperti sifat pemarah, penakut, pengutil, kelainan seks, pemabuk, perokok, penjudi dsb. sulit diubah karena emang sudah dari sononya, dianggap sudah takdir atau faktor turunan (genetik).

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah bipolar disorder benar benar tidak bisa disembuhkan, padahal jika dilihat dari hasil pemeriksaan laboratorium, kebanyakan pengidap bipolar menunjukkan hasil yang normal dan mereka tetap produktif?

Bahkan jika dilihat dari rekam jejak prestasi beberapa artis Indonesia yang diketahui mengalami bipolar disorder seperti Marshanda, Ariel Tatum, Atiek CB, Deddy Corbuzier, Tamara Bleszynski, Vidi Aldiano. mereka memiliki kesamaan pola dimana mereka tetap mampu mengendalikan diri, bahkan berprestasi di bidang yang memang mereka kuasai, namun di sisi lain mereka belum memiliki kemampuan mengontrol emosinya.

Gangguan bipolar didefinisikan sebagai gangguan perasaan berupa emosi yang berubah ubah dari satu ekstrim ke ekstrim lainnya, dapat berupa perasaan gembira yang berlebihan, enerji yang berlimpah, pemikiran yang super aktif, lalu tiba tiba berubah secara bergantian ke perasaan sedih yang dalam, putus asa, sikap pasif yang akut.

Berbagai metode pengobatan mulai dari penggunaan obat mood stabilizer, antikonvulsan, anti psikotik, anti depresan, psikoterapi seperti interpersonal and social rhythm therapy (IPSRT), cognitive behavioral therapy (CBT), psychoeducation, perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, konsumsi alkohol, cukup tidur, makan makanan bergizi dan seimbang, perbanyak minum air putih, kehidupan sosial yang lebih kondusif seperti komunikasi yang sehat dengan keluarga dan teman, berolah raga, melakukan tafakur, meningkatkan kualitas ibadah dsb.

Pengalaman kami sebagai terapis menunjukkan kebanyakan penderita bipolar tidak bersifat medis, melainkan lebih bersifat psikologis dimana ybs. mengalami kecemasan kronis yang disebabkan oleh adanya trauma psikis di masa lalu yang belum terselesaikan.

Itu sebabnya pengobatan yang hanya berfokus pada pengendalian simptomatis seperti penggunaan obat mood stabilizer, anti depresan dll bersifat sementara dan gangguan bipolar berpotensi muncul kembali saat ybs. terpapar dengan sumber stres.

Ingin bebas bipolar? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s