Hari Valentine?

Beberapa hari lagi, tepatnya 14 Februari umat Kristen tertentu akan merayakan hari Kasih Sayang atau yang biasa disebut sebagai hari Valentine, hari Santo Valentinius, pesta Santo Valentinius atau hari Kasih Sayang.

Dihari tersebut banyak para kekasih atau orang yang sedang jatuh cinta saling mengekspresikan rasa cintanya dengan saling bertukar ‘valentines’, biasanya berupa kartu ucapan, bunga mawar, hadiah coklat bergambar hati atau kupido bersayap.

Menurut ensiklopedi Katolik (Catholic Ensyclopaedia 1908), tradisi cinta romantis tersebut dimaksudkan untuk memperingati Santo Valentinius, seorang calon uskup Roma pada tahun 143, dimana dalam ajarannya, pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya.

Baru pada abad 14 di Inggris dan Perancis, hari raya Santo Valentinius tersebut mulai dihubungkan dengan cinta romantis dimana dipercayai pada 14 Februari adalah hari ketika burung merpati mencari pasangan untuk kawinnya. Dizaman itu saling mengungkapkan cinta dan memanggil pasangan dengan sebutan ‘valentine’ menjadi sebuah kelaziman.

Meski pada tahun 1969 hari raya Valentine telah dihapus dari kalendar gerejawi, namun diparoki paroki tertentu perayaan Valentine ini masih dirayakan. (ref: Wikipedia)

Lalu bagaimana dengan perayaan Valentine di era modern?

Dalam perjalanan waktu, tradisi tersebut mulai bercampur dengan kepentingan industri dimana untuk pertama kalinya pada tahun 1847 kartu Valentine diproduksi secara masal oleh Esther A. Howland di Amerika Serikat, bahkan di tahun 1980-an, industri perhiasan mulai mempromosikannya sebagai momen pemberian hadiah kepada sang kekasih berupa perhiasan.

Momentum ini tentu saja disambut gembira oleh kebanyakan industri lainnya seperti industri hiburan, indsutri media, produsen makanan dan minuman, produsen kontrasepsi, perhotelan, kapal pesiar dan lain lain.

Akibatnya tidak mengherankan jika dikemudian hari perayaan tersebut, bagi sebagian pengikutnya berubah menjadi perayaan mengumbar syahwat dan sudah menjadi rahasia umum, jika hari Valentine juga dimanfaatkan dengan baik oleh para pemburu cinta, sebagai cara mudah mendapatkan seks gratis.

Ingin selalu waspada? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s