Kecanduan Pornografi?

Heboh soal komedian Marshel Widianto yang diduga menjadi pelanggan konten pornografi buatan Dea OnlyFans, bahkan ybs. rela mengeluarkan uang sebesar 1,5 juta rupiah untuk membeli 76 video asusila tersebut melalui tautan Google Drive.

Yang menarik untuk disimak adalah alasan kenapa yang bersangkutan sampai bersedia mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli konten pornografi tersebut? “Kenapa beli? Gue penasaran juga, tuker konten akhirnya. Dia kasih konten gue kasih uang,” ujar Marshel Widianto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (7/4/2022).

Sama seperti bentuk bentuk kecanduan lain seperti kecanduan seks, kecanduan internet atau media sosial, kecanduan belanja, kecanduan makan, kecanduan alkohol, kecanduan judi, kecanduan rokok dll., kecanduan pornografi sama sama tidak memiliki kendali atas subjek tersebut.

Sebaliknya, seseorang yang sudah terjebak pada kecanduan, biasanya tanpa sadar menjadikan subjek kecanduan sebagai sarana untuk lari dari masalah, guna menurunkan kecemasan yang timbul akibat tekanan pekerjaan, masalah kesehatan, kesulitan ekonomi, beban kuliah, problem keluarga dsb.

Itu sebabnya jauh lebih sulit mengobati seseorang yang mengalami kecanduan, dibanding dengan seseorang yang masih dalam tahapan terpapar dengan sumber stress.

Hanya Tuhan dan keinginan kuat dari dalam dirinya sendiri yang bisa menghentikan kecanduannya.

Adapun hal hal eksternal yang bisa mendorong dirinya menginginkan perubahan antara lain karena ancaman hukuman, vonis dokter, takut kehilangan orang yang dicintai.

Ingin bebas dari kecanduan? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s